Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Di sela-sela pertemuan General Conference Badan Tenaga Atom Dunia (IAEA) di Wina, Austria (23/09), Indonesia menandatangani kerja sama nuklir dengan Amerika Serikat (AS) dalam bidang peningkatan infrastruktur dan kapasitas sumber daya untuk pengawasan nuklir dan radiasi.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan Duta Besar atau Wakil Tetap RI untuk PBB di Wina, Austria Dr. Darmansjah Djumala dan Chairman United States Nuclear Regulatory Commission (US NRC), Cristhoper Hanson.
MoU ini mengatur secara teknis kerja sama antara Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) dengan US NRC dalam aktivitas terkait keselamatan nuklir dan radiasi.
Dalam sambutannya, Dubes Djumala mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen pemerintah Indonesia dalam penguatan infrastruktur dan pengembangan kapasitas pengawasan keselamatan nuklir dan radiasi di Indonesia.
Menurut Djumala, kerja sama ini juga bentuk dukungan Indonesia terhadap penguatan kerjasama nuklir untuk tujuan damai secara global.
“Kerja sama ini akan memberikan manfaat bagi kedua negara dalam penguatan keselamatan nuklir dan radiasi, melalui pertukaran best practices dan pengetahuan teknis Bapeten dan US NRC”, imbuh Djumala.
Hal ini turut dikuatkan Chairman US NRC yang menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk kemitraan penguatan keselamatan nuklir dan radiasi antara AS dengan Indonesia sebagai mitra strategis di kawasan.
Dalam kesempatan ini hadir secara virtual Kepala Bapeten, Prof. Jazi Eko Istiyanto, yang menyatakan bahwa kerja sama akan sangat bermanfaat untuk mengembangkan kapasitas pengawasan melalui pertukaran informasi dan pengalaman.
Dalam sambutannya, Kepala Bapeten mengatakan,“Berdasarkan fakta, aktivitas pengawasan yang dilaksanakan USNRC telah menjadi referensi bagi banyak badan pengawas di dunia, tentu saja kerja sama ini akan mendorong BAPETEN untuk dapat memperkuat infrastruktur pengawasannya”.
Kerja sama ini diharapkan tetap dapat menjaga komitmen bersama kedua negara dalam mendukung isu global tentang pemanfaatan teknologi nuklir, termasuk komitmen untuk memanfaatkan tenaga nuklir untuk tujuan damai, sebagai implementasi dari Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT).
Bapeten sebagai badan pengawas berkomitmen melakukan kegiatan pengawasan dan untuk mendukung kegiatan tersebut dilakukan kerja sama dengan berbagai mitra internasional termasuk dengan US NRC terutama di bidang peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Nota kesepahaman yang ditandatangani merupakan kelanjutan dari kerjasama serupa yang telah dirintis Indonesia dan AS sejak tahun 2015. (RO/OL-09)
PEMERINTAH Amerika Serikat meminta negara-negara Eropa tidak bereaksi emosional terhadap rencana Presiden Donald Trump terkait Greenland.
Donald Trump kembali enggan menjelaskan langkah AS terkait Greenland, namun memberi sinyal peluang kesepakatan di Davos. Denmark memperingatkan risiko terhadap NATO.
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Buntut ancaman Trump soal Greenland, Parlemen Eropa berencana menunda persetujuan kesepakatan tarif Juli lalu. Ancaman perang dagang kembali hantui pasar global.
USKUP Agung Katolik untuk dinas militer AS mengatakan bahwa secara moral dapat diterima untuk tidak mematuhi perintah jika pasukan menganggap perintah bertentangan dengan hati nurani mereka.
PRESIDEN Donald Trump memperjelas selama berbulan-bulan bahkan mungkin bertahun-tahun bahwa ia termotivasi secara unik oleh keinginan untuk memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengusulkan pembekuan program nuklir Korea Utara dengan imbalan kompensasi, sekaligus meminta Tiongkok menjadi mediator.
Korea Utara memperingatkan bahwa ambisi nuklir Jepang harus dihentikan 'dengan biaya apa pun' karena dinilai mengancam stabilitas Asia dan keamanan global.
Nuklir bukan hanya untuk energi, namun juga untuk kesehatan dan riset medis
Presiden Rusia Vladimir Putin menawarkan dukungan tenaga ahli untuk proyek pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Indonesia dalam pertemuannya dengan Presiden Prabowo di Moskow
RISET terbaru Korea Institute for Defense Analyses menyebut kemampuan nuklir Korea Utara selama ini diremehkan.
Kepala Divisi Riset Keamanan Nuklir KIDA, Lee Sang-kyu, memperkirakan nuklir Korea Utara kemungkinan mencapai 127 sampai 150.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved