Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN Senat Amerika Serikat (AS) Chuck Schumer, Slasa (21/9), mendesak Presiden Joe Biden untk menghentikan deportasi massal imigran asal Haiti stelah Gedung Putih dikecam terkait sistem imigrasi dan pelecehan terhadap pengungsi.
Agen penjaga perbatasan kewalahan mengatasi membanjirnya imigran ilegal, ribuan dari mereka berasal dari Haiti.
Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS mengatakan mayoritas imigran telah diusir berdasarkan Title 42, kebijakan era Presiden Donald Trump yang menghentikan kedatangan imigran di perbatasan selatan dengan alasan mereka bisa menyebarkan covid-19.
Baca juga: Dua Terluka dalam Penembakan di Sekolah Menengah AS
"Saya mendesak Presiden Biden untuk segera menghentikan pengusiran ini dan menghentikan penggunaan Title 42 di perbatasan selatan," ujar Schumer.
"Kita tidak bisa menggunakan kebijakan Trump yang penuh kebencian dan xenofobia yang melanggar hukum negara kita," lanjutnya.
Washington, akhir pekan lalu, memulangkan puluhan warga Haiti kembali ke negara mereka yang dihantam bencana gempa bumi dan kekacauan politik.
Krisis itu semakin diperparah setelah sebuah foto AFP yang menampilkan petugas perbatasan berkuda menggunakan tali kekang mereka mengusir imigran viral di media sosial.
Ketika ditanya mengenai gambar yang memprihatinkan itu, Biden menjawab singkat, "Kami akan menanganinya."
Wakil Presiden AS Kamala Harris mengaku sangat prihatin dengan gambar itu sementara PBB menyoroti aksi pemerintah AS dengan menggarisbawahi banyaknya pengungsi yang memang benar-benar mencari suaka.
Pengamat menyebut foto itu mengingatkan warga AS atas aksi polisi yang menggunakan cambuk kala berhadapan dengan warga kulit hitam pada abad ke-19.
Biden berjanji akan menggunakan pendekatan yang lebih manusiawi ketimbang yang digunakan di era Trump. (AFP/OL-1)
Buntut ancaman Trump soal Greenland, Parlemen Eropa berencana menunda persetujuan kesepakatan tarif Juli lalu. Ancaman perang dagang kembali hantui pasar global.
USKUP Agung Katolik untuk dinas militer AS mengatakan bahwa secara moral dapat diterima untuk tidak mematuhi perintah jika pasukan menganggap perintah bertentangan dengan hati nurani mereka.
PRESIDEN Donald Trump memperjelas selama berbulan-bulan bahkan mungkin bertahun-tahun bahwa ia termotivasi secara unik oleh keinginan untuk memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian.
Perdana Menteri Store menegaskan bahwa pemerintah Norwegia tidak memiliki kewenangan dalam penentuan penerima Hadiah Nobel Perdamaian.
Pasca-COP30, Indonesia dan Brasil perlu memperkuat poros kepemimpinan Global South melalui diplomasi aktif.
North American Aerospace Defense Command (NORAD) mengumumkan bahwa sejumlah pesawatnya akan segera tiba di Pituffik Space Base, Greenland.
Rakyat Haiti merayakan kelolosan pertama dalam lebih dari setengah abad.
BADAI Melissa terus menelan korban di kawasan Karibia. Hingga Kamis (30/10), jumlah korban tewas mencapai sedikitnya 49 orang.
Badai Melissa kategori lima menghantam Jamaika dan Haiti, menewaskan puluhan orang sebelum bergerak ke Kuba dan Bahama dengan kekuatan angin hingga 185 km/jam.
Haiti kacau balau: geng Viv Ansanm kuasai Port-au-Prince. Kenali krisis, sejarah, dan tantangan negara Karibia ini!
Pemerintahan Trump akan mencabut status hukum lebih dari 500.000 migran dari Kuba, Haiti, Nikaragua, dan Venezuela yang dilindungi program pembebasan bersyarat era Biden.
Pemerintah Tiongkok sudah mengevakuasi 51 warga negaranya dari Haiti setelah situasi keamanan di negara itu terus memburuk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved