Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Haiti, sebuah negara di Kepulauan Karibia, sedang menghadapi krisis yang mengerikan. Koalisi geng bernama Viv Ansanm telah menguasai lebih dari 85% wilayah ibu kota, Port-au-Prince. Kekacauan ini membuat Haiti nyaris runtuh. Apa yang terjadi di Haiti? Mari kita telusuri lebih jauh.
Haiti berbagi pulau Hispaniola dengan Republik Dominika. Negara ini punya sejarah besar sebagai negara pertama di Karibia yang merdeka dari penjajahan Prancis pada 1804. Namun, kini Haiti terpuruk akibat kekerasan geng, kemiskinan, dan ketidakstabilan politik. Port-au-Prince, ibu kotanya, jadi pusat konflik akibat ulah preman.
Geng Viv Ansanm adalah biang kerok di balik kekacauan Haiti. Mereka mengendalikan sebagian besar Port-au-Prince, termasuk pelabuhan, bandara, dan jalan utama. Aksi kekerasan seperti penculikan, penembakan, dan perampokan membuat warga hidup dalam ketakutan. Pemerintah Haiti nyaris tak berdaya menghadapi geng ini.
Krisis ini membuat rakyat Haiti sengsara. Banyak yang kehilangan rumah, pekerjaan, dan akses ke makanan serta layanan kesehatan. Sekolah dan toko tutup, ribuan orang mengungsi. Bantuan dari luar negeri sulit masuk karena situasi keamanan yang kacau.
Selain geng, Haiti juga sering dilanda bencana alam seperti gempa bumi dan badai. Kemiskinan ekstrem dan korupsi makin memperparah keadaan. Meski begitu, rakyat Haiti dikenal punya semangat kuat untuk bertahan.
Untuk bangkit, Haiti butuh bantuan dunia. Pasukan keamanan internasional dan dukungan ekonomi bisa jadi solusi awal. Selain itu, memberdayakan masyarakat lokal juga penting untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Haiti adalah negara dengan sejarah luar biasa, tapi kini terpuruk akibat teror preman dan krisis berkepanjangan. Dengan kerja sama global dan semangat rakyatnya, Haiti masih punya harapan untuk pulih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved