Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TALIBAN memperingatkan akan ada lebih banyak serangan yang menargetkan para pemimpin pemerintah Afghanistan. Peringatan tersebut dilontarkan sehari setelah menteri pertahanan lolos dari upaya pembunuhan.
Serangan bom dan senjata terhadap Menteri Pertahanan Bismillah Mohammadi pada Selasa (3/8) malam membawa perang ke ibu kota untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan.
Namun pertempuran telah berkecamuk di pedesaan sejak Mei, ketika pasukan asing memulai tahap terakhir penarikan pasukannya yang akan berakhir pada akhir bulan ini.
Militer Afghanistan dan AS telah meningkatkan serangan udara terhadap pemberontak dan Taliban mengatakan serangan yang terjadi di Kabul merupakan bentuk tanggapan mereka.
"Serangan itu adalah awal dari operasi pembalasan terhadap lingkaran dan pemimpin pemerintahan Kabul yang memerintahkan serangan dan pemboman di berbagai bagian negara," kata Juru Bicara Taliban Zabihullah Mujahid dalam sebuah pernyataan di media sosial.
Baca juga: Taliban Klaim Dalang Serangan Bom di Kabul
Itu merupakan eskalasi yang besar oleh Taliban, yang sebagian besar menahan diri dari serangan skala besar di ibu kota sejak memulai pembicaraan dengan AS mengenai penarikan pasukan mereka.
Sebuah bom pertama meledak di pusat Kabul. Kurang dari dua jam kemudian, ada ledakan keras lain diikuti oleh ledakan kecil dan tembakan yang cepat, semua terjadi di dekat Zona Hijau dengan keamanan tinggi yang menampung beberapa kedutaan, termasuk misi AS.
Menhan selamat dan pasukan Afghanistan memukul mundur para penyerang, tetapi juru bicara kementerian dalam negeri Mirwais Stanikzai mengatakan delapan orang tewas dan banyak lagi yang terluka.
"Taliban membenarkan serangan itu sebagai awal serangan balasan terhadap personel pemerintah atas pengeboman tanpa pandang bulu mereka," kata Ibraheem Bahiss, konsultan International Crisis Group, kepada AFP.(AFP/OL-5)
LEDAKAN langka di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11) menewaskan 12 orang dan melukai 20 orang. Demikian disampaikan Rumah Sakit Institut Ilmu Kedokteran Pakistan.
MANTAN Sekretaris Jenderal NATO dan Menteri Keuangan Norwegia saat ini, Jens Stoltenberg, menyebut penarikan pasukan AS dari Afghanistan sebagai kekalahan terbesar NATO.
Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang Afghanistan utara dekat Mazar-i-Sharif. Belum ada laporan korban.
Shehbaz menegaskan kembali bahwa Pakistan menginginkan perdamaian dan stabilitas di Afghanistan, tetapi terus menghadapi terorisme lintas batas yang berasal dari tanah Afghanistan.
Islamabad mengajukan agenda tunggal yang berfokus langsung pada pembongkaran jaringan teroris, terutama yang berafiliasi dengan faksi Gul Bahadur dan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP).
Pertempuran darat sengit antara Afghanistan dan Pakistan terjadi setelah Pakistan menuntut Kabul mengendalikan kelompok militan yang meningkatkan serangan di Pakistan.
Bagi warga negara ganda AS-Iran, kedutaan menegaskan bahwa mereka harus menggunakan paspor Iran untuk keluar dari negara tersebut.
Presiden AS Donald Trump menyatakan percaya Menteri Pertahanan Pete Hegseth, tidak memerintahkan serangan kedua terhadap kapal tersangka penyelundup narkoba di Karibia.
PERDANA Menteri Denmark Mette Frederiksen, pemegang presidensi Uni Eropa mempertimbangkan opsi sanksi maupun bentuk tekanan lain terhadap Israel atas serangan di Gaza
Faktor risiko penyakit jantung pada populasi dewasa muda sama dengan mereka yang berusia lebih tua, yaitu obesitas, merokok, diabetes atau kadar gula darah tinggi,
Namun, pada saat yang sama, Moskow terus melancarkan serangan udara terhadap warga sipil Ukraina.
Menteri Keamanan Dalam Negeri, Kristi Noem, mengonfirmasi keluarga Soliman telah ditahan ICE.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved