Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG polisi tewas dan sejumlah orang lainnya terluka dalam insiden di depan gedung markas besar Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS), Pentagon, Selasa (3/8), yang menyebabkan gedung tersebut terpaksa ditutup sementara.
Pentagon Force Protection Agency mengatakan seorang polisi tewas di halte bus umum di depan Pentagon di Arlington, Virginia, tanpa menyebutkan penyebab kematiannya.
Kepala pasukan polisi Pentagon Woodrow Kusse mengatakan kepada awak media bahwa sejumlah orang terluka dalam insiden tersebut.
Baca juga: Gubernur New York Terlibat Pelecehan Seksual, Biden: Dia Harus Mundur
Kusse menolak berspekulasi tentang motif serangan atau mengatakan apakah pelakunya sudah ditahan. Namun, ia menambahkan otoritas tidak gencar memburu pelaku.
Menurut Kusse, FBI sedang membantu investigasi.
Gedung Pentagon ditutup untuk sementara saat polisi menangani insiden tersebut.
"Saya telah memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang di Pentagon Reservation untuk menghormati kepergiannya," kata Menteri Pertahanan AS Lyoyd Austin. (Ant/OL-1)
Pentagon meminta persetujuan Gedung Putih untuk anggaran perang di Iran senilai lebih dari US$200 miliar. Akankah Kongres meloloskan dana raksasa ini?
Donald Trump sempat menuding Iran atas serangan maut di SD Minab. Padahal, investigasi mengungkap rudal tersebut adalah Tomahawk milik AS yang salah sasaran akibat data intelijen usang.
Enam tentara AS tewas setelah pesawat KC-135 jatuh di Irak. Pentagon tutup mulut soal detail korban KIA dan WIA di tengah eskalasi perang yang terus memakan korban.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menuduh Iran menembakkan rudal dari sekolah dan rumah sakit. Ia menegaskan AS tidak akan terjebak dalam perang tanpa akhir.
Gedung Putih mengonfirmasi Pentagon akan merilis laporan terkait serangan rudal di sekolah perempuan Iran Selatan.
Pentagon mengonfirmasi 140 tentara AS terluka selama 10 hari Operasi Epic Fury. Delapan personel dalam kondisi kritis dan tujuh lainnya dilaporkan gugur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved