Jumat 30 Juli 2021, 23:30 WIB

Lima Pemain Bola Tewas Dalam Ledakan Bus di Somalia

Mediaindonesia.com | Internasional
Lima Pemain Bola Tewas Dalam Ledakan Bus di Somalia

ilustrasi
Ilustrasi

 

Sedikitnya lima pemain tewas dalam ledakan yang terjadi di sebuah bus pengangkut salah satu tim sepak bola Somalia di Kismayo pada Jumat (30/7).

"Kami bisa mengonfirmasi lima korban tewas dan lebih dari 12 lainnya luka-luka, sementara sejumlah pemain masih belum ditemukan," kata kapten polisi setempat Ahmed Farah dikutip dari Reuters.

Hingga berita diturunkan belum diketahui siapa dalang dari serangan yang terjadi pada Jumat petang itu.

Akun Twitter resmi Kantor Kepresidenan Somalia, @TheVillaSomalia, menyatakan bahwa Presiden Mohamed Abdullahi Mohamed menyampaikan turut berbela sungkawa atas kejadian tersebut.

Mereka juga menuding kelompok gerilyawan Al-Shabaab, yang punya kaitan dengan Al-Qaeda, bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Al-Shabaab, yang bertujuan menggulingkan pemerintahan Somalia dan ingin menerapkan interpretasi buta hukum syariah Islam, belakangan kerap melakukan serangan bersenjata dan bom di negara itu. (Ant/OL-12)

Baca Juga

BULENT KILIC / AFP

Taliban Larang Anak Perempuan Kembali ke Sekolah Menengah

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 18 September 2021, 16:16 WIB
Sekolah menengah, dengan siswa biasanya berusia antara 13 dan 18 tahun, sering dipisahkan berdasarkan jenis kelamin di...
AFP

Presiden Argentina Umumkan Kabinet Baru Pascakrisis Politik

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 18 September 2021, 15:05 WIB
Langkah Alberto Fernandez bertujuan meredam krisis politik di Argentina, yang dipicu pemilihan pendahuluan legislatif pada pekan...
AFP

Junta akan Adili Aung San Suu Kyi Terkait Kasus Korupsi

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 18 September 2021, 12:36 WIB
Setiap dakwaan korupsi diancam hukuman maksimal 15 tahun. Uji coba yang sedang berlangsung ditunda selama dua bulan karena Myanmar bergulat...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Ramai-Ramai Abai Laporkan Kekayaan

KPK mengungkap kepatuhan para pejabat membuat LHKPN tahun ini bermasalah. Akurasinya juga diduga meragukan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya