Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Maroko, Rabu (21/7), mengancam akan melakukan tindakan hukum terhadap siapa pun yang menuduhnya menggunakan program spyware Israel Pegasus dan menyesalkan apa yang disebutnya sebagai kampanye media yang salah, masif serta berbahaya.
Sebuah pernyataan pemerintah dengan tegas membantah tuduhan palsu dan tidak berdasar bahwa dinas intelijen negara Afrika Utara itu telah menggunakan perangkat lunak tersebut.
Pihak berwenang mengatakan penyelidikan yudisial untuk mengidentifikasi orang-orang di balik tuduhan sedang dibuka.
Outlet berita sebelumnya melaporkan, pada Minggu (18/7), perangkat lunak yang dikembangkan oleh perusahaan Israel NSO Group telah digunakan oleh pemerintah untuk memata-matai aktivis, jurnalis, pengacara dan politisi di seluruh dunia.
Klaim tersebut didasarkan pada kebocoran dokumen yang berisi 50.000 jumlah orang yang diidentifikasi sebagai target potensial melalui Pegasus antara 2016 dan Juni 2021.
Angka-angka dari 10 negara yakni Azerbaijan, Bahrain, Hungaria, India, Kazakhstan, Meksiko, Maroko, Rwanda, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab sangat sering masuk dalam daftar.
Pada Senin, Maroko mengatakan tidak pernah memperoleh perangkat lunak komputer untuk menyusup ke perangkat komunikasi.
Baca juga: Presiden Prancis Termasuk yang Jadi Target Spyware Pegasus
Surat kabar Prancis Le Monde melaporkan Presiden Emmanuel Macron dan anggota pemerintahannya termasuk di antara target potensial, yang diduga karena kepentingan badan keamanan Maroko.
Juga pada hari Selasa, Radio France telah melaporkan raja Maroko ada dalam daftar 50.000 nomor, yang juga termasuk sejumlah besar bangsawan Maroko.
Pemerintah Maroko mengatakan akan memilih proses peradilan, di Maroko dan internasional, terhadap pihak mana pun yang mengambil tuduhan palsu ini.
"Penyelidikan yudisial sedang dibuka untuk dugaan tak berdasar dan tuduhan palsu ini untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab atas publikasi mereka," kata Jaksa Penuntut Umum.
Pegasus adalah alat yang sangat invasif yang dapat mengaktifkan kamera ponsel dan mikrofon target, serta mengakses data pada perangkat, secara efektif mengubah ponsel menjadi mata-mata saku.
Dalam beberapa kasus, perangkat lunak dapat diinstal tanpa perlu mengelabui pengguna untuk memulai unduhan.
Forbidden Stories, sebuah media nirlaba yang berbasis di Paris, dan Amnesty International mendapat akses ke nomor yang bocor, yang kemudian mereka bagikan dengan organisasi media termasuk The Washington Post, The Guardian, dan Le Monde.
NSO membantah menjual perangkat lunak kepada pemerintah otoriter untuk tujuan memata-matai para pembangkang, dan menegaskan itu hanya untuk digunakan sebagai alat kontra-teror dan anti-kejahatan.(Straitstimes/OL-5)
PELATIH Maroko Walid Regragui meluapkan kekecewaannya terhadap insiden di final Piala Afrika (Afcon 2025), Senin (19/1) WIB, yang berakhir dengan kekalahan tuan rumah Maroko 0-1 dari Senegal.
Final Piala Afrika (AFCON) diwarnai aksi mogok pemain Senegal akibat penalti kontroversial Maroko di masa injury time.
Senegal resmi menjadi juara Piala Afrika (AFCON) setelah mengalahkan Maroko 1-0. Laga diwarnai aksi mogok pemain dan kegagalan penalti kontroversial.
Di Liga India musim 2024/2025, Alaeddine merupakan pencetak gol terbanyak dengan koleksi 23 gol serta tujuh assist.
Tiga rahang, termasuk satu milik anak-anak, gigi, tulang belakang, dan tulang paha ditemukan di sebuah gua yang dikenal sebagai Grotte à Hominidés di Thomas Quarry di Casablanca, Maroko
Tuan rumah Maroko berhasil melaju ke babak semifinal Piala Afrika (AFCON) 2025 setelah menumbangkan Kamerun dengan skor meyakinkan.
Ribuan pengguna Whatsapp di beberapa negara termasuk Indonesia menjadi korban penyadapan oleh perusahaan asal Israel, NSO Group. Penyadapan tersebut melibatkan Spyware perusahaan Pegasus
CEO Meta Mark Zuckerberg mengakui bahwa otoritas AS, termasuk CIA, dapat mengakses pesan WhatsApp dengan masuk dari jarak jauh ke perangkat pengguna.
INDONESIA Corruption Watch (ICW) menjelaskan alasan alat sadap zero click atau dikenal dengan Pegasus berbahaya bagi demokrasi. Hal itu membuat ICW meminta dokumen pengadaan Pegasus ke Polri.
KEPALA Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda Julius Widjojono TNI belum mengetahui terkait alat sadap milik perusahaan NSO Group asal Israel, masuk ke Indonesia sejak 2018
ANGGOTA Komisi I DPR Fraksi PDI Perjuangan TB Hasanuddin mengatakan komisinya belum mengetahui terkait alat sadap milik perusahaan NSO Group asal Israel,
CEO NSO Group Shalev Hulio membantah perangkat lunak itu digunakan untuk memantau rekan Khashoggi. Ia menyebut klaim itu sebagai kebohongan kasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved