Selasa 20 Juli 2021, 07:04 WIB

Ben & Jerry Putuskan Berhenti Jualan Es Krim di Permukiman Israel di Palestina

Basuki Eka Purnama | Internasional
Ben & Jerry Putuskan Berhenti Jualan Es Krim di Permukiman Israel di Palestina

AFP/Kevin Dietsch / GETTY IMAGES NORTH AMERICA
Es krim Ben & Jerry

 

PRODUSEN es krim asal Amerika Serikat (AS) Ben & Jerry, Senin (19/7), mengumumkan mereka akan berhenti menjual produk mereka di wilayah Palestina yang diduduki pemukim Israel, dengan alasan hal itu bertentangan dengan nilai-nilai yang mereka anut.

Dalam sebuah pernyataan resmi, anak perusahaan Unilever itu mengatakan, "Kami mendengar dan mengakui keluhan yang disampaikan oleh konsumen dan rekan-rekan kerja kami."

Lebih dari 600 ribu pemukim Israel tinggal di Tepi Barat dan Jerusalem Timur, tempat ketegangan kerap memuncak antara para pemukim itu dengan penduduk Palestina.

Baca juga: Biden Bertemu Raja Abdullah II, AS dan Yordania Siap Perkuat Hubungan

Keberadaan para pemukim Israel di wilayah Palestina itu dipandang ilegal oleh PBB dan komunitas internasional.

"Kami memiliki kerja sama dengan pemegang lisensi kami, yang memproduksi es krim Ben & Jerry di Israel dan mendistribusikannya di kawasan itu," ungkap Ben & Jerry sembari menambahkan lisensi itu tidak akan diperpanjang saat berakhir pada akhir 2022.

Ben & Jerry mengatakan es krim mereka akan tetap dijual di Israel dengan kesepakatan yang berbeda.

Keputusan Ben & Jerry itu ditanggapi dengan marah oleh politisi Israel dengan Perdana Menteri Baftali Bennett mengatakan, "Di dunia ini banyak es krim namun hanya ada satu Israel. Ben & Jerry telah memutuskan mereka memproduksi es krim yang anti-Israel."

Naftali menyebut keputusan Ben & Jerry itu salah secara moral dan optimistis keputusan itu juga salah secara bisnis.

Kepala Diplomasi Israel Yair Lapid menyebut keputusan Ben & Jerry itu sebagai sikap antisemit.

"Kami tidak akan tinggal diam," serunya.

Adapun mantan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mencicit, "Kini, warga Israel tahu es krim apa yang tidak akan mereka beli." (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP/STR

Singapura akan Sumbang Rp1,4 Miliar untuk Upaya ASEAN Bantu Myanmar

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 03 Agustus 2021, 07:05 WIB
“Kami mendesak implementasi cepat dan efektif dari Konsensus Lima Poin yang disepakati pada Pertemuan Pemimpin ASEAN, 24 April...
AFP

AS Tolak Rencana Pemilu Myanmar

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 03 Agustus 2021, 06:50 WIB
AS menilai junta Myanmar mempermainkan waktu disaat Menlu AS Blinken bersiap untuk mendorong ASEAN untuk menunjuk seorang utusan. Namun,...
AFP/Luis Acosta

Uni Emirat Arab Mulai Berikan Vaksin untuk Anak Usia 3 Hingga 17 Tahun

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 02 Agustus 2021, 20:05 WIB
Uni Emirat Arab (UAE) akan mulai menyuntikkan vaksin COVID-19 buatan Sinopharm, Tiongkok, pada anak-anak usia 3 hingga 17...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Ini Adalah Pekerjaan Kita

POLDA Metro Jaya menggelar program Vaksinasi Merdeka dengan target seluruh warga DKI Jakarta sudah menerima vaksin covid-19 tahap pertama pada 17 Agustus 2021.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya