Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PASUKAN militer dituding telah membakar sebuah desa di Myanmar tengah usai bentrokan dengan lawannya, hingga menyebabkan setidaknya dua lansia tewas terbakar.
Berita tentang kekerasan yang diduga dilakukan oleh militer muncul ketika protes terhadap kudeta 1 Februari berlanjut, dengan puluhan pengunjuk rasa dengan sepeda motor mengadakan mogok fajar di Negara Bagian Kachin dan ratusan orang berbaris di Kotapraja Hpakant di Wilayah Sagaing, serta di Dawei di Wilayah Tanintharyi pada Kamis (17/6).
Baca juga: Warga UE yang Cari Pekerjaan di Inggris Turun 36% sejak Brexit
Televisi pemerintah MRTV mengatakan kebakaran pada Selasa di Kin Ma, sebuah desa berpenduduk sekitar 800 orang di Wilayah Magway, disebabkan oleh "teroris" dan bahwa media yang melaporkan sebaliknya, dengan sengaja merencanakan untuk mendiskreditkan militer.
Penyebab kebakaran tidak dapat diverifikasi secara independen.
Yang tersisa dari Kin Ma pada hari Rabu adalah sekitar 30 rumah, dengan sekitar 200 rumah menjadi tumpukan abu dan batu bata, menurut beberapa penduduk desa yang memberikan laporan tentang insiden tersebut melalui telepon dan foto-foto.
Api cukup besar untuk direkam oleh sistem pelacakan api satelit NASA pada Selasa pukul 21.52 waktu setempat.
Penduduk desa, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan bahwa pasukan keamanan membakar setelah menghadapi lawan kudeta dan setidaknya dua orang tewas.
Seorang sukarelawan berusia 32 tahun yang membantu orang-orang terlantar dari desa mengatakan dua orang yang tewas adalah penduduk lanjut usia yang tidak dapat melarikan diri dari rumah mereka selama kebakaran. Dia mengatakan beberapa orang kembali ke desa pada hari Rabu dan menemukan mayat.
Penghuni bersembunyi
Sebagian besar penduduk desa tetap bersembunyi di hutan terdekat, menurut penduduk desa. MRTV mengatakan 40 “teroris” membakar sebuah rumah di Kin Ma, memicu kebakaran yang menyebar ke 100 dari 225 rumah di desa itu.
Myanmar telah dicengkeram oleh kekerasan dan protes sejak panglima militer Min Aung Hlaing menangkap pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi dan merebut kekuasaan untuk militer.
Foto-foto dan video yang diambil setelah kebakaran di Kin Ma menunjukkan kabut asap tipis di atas desa dari bara api putih yang membara di tanah yang menghitam.
Papan kayu yang terbakar, lembaran logam, batu bata dan panci masak berserakan, dengan hanya beberapa pohon yang tersisa berdiri. Beberapa gambar menunjukkan adanya bangkai hewan.
“Laporan bahwa junta telah membakar seluruh desa di Magway, membunuh penduduk lanjut usia, menunjukkan sekali lagi bahwa militer terus melakukan kejahatan yang mengerikan dan tidak menghargai rakyat Myanmar,” kata kedutaan Inggris di Myanmar di Twitter, mengutip duta besarnya Dan Chugg.
Kelompok-kelompok hak asasi manusia menuduh pasukan Myanmar membakar ratusan desa pada tahun 2017 selama serangan yang mendorong ratusan ribu Muslim Rohingya ke negara tetangga Bangladesh.
Pasukan keamanan membantah membakar dan, dalam beberapa kasus, menyalahkan api pada Rohingya.
Kecaman Barat terhadap pemerintah militer telah berkembang atas penggunaan kekuatan militer terhadap lawan-lawannya.
Tetapi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) tidak dapat mengambil sikap bersatu yang akan memberi lebih banyak tekanan pada para pemimpin kudeta.
Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik, sebuah kelompok hak asasi manusia, mengatakan pasukan keamanan telah membunuh sekitar 865 warga sipil sejak kudeta, meskipun militer membantah angka tersebut. (Aljazeera/OL-6)
Ancaman terorisme saat ini semakin kompleks, terutama dengan adanya situasi ketidakpastian global yang rentan menjadi lahan subur ideologi kekerasan.
Analisis invasi AS ke Venezuela: Trump tangkap Maduro demi kendali minyak dan wilayah strategis. Kebangkitan Doktrin Monroe picu ketegangan global dan protes domestik.
Militer Israel mengklaim serangannya menewaskan tiga anggota Hizbullah.
PENGAJAR Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera Gita Putri Damayana menilai revisi Undang-Undang TNI (UU TNI) menghadapi krisis mendasar dari sisi kualitas penyusunan naskah akademik.
EDGE, perusahaan di bidang pertahanan asal Uni Emirat Arab, secara resmi menandatangani kerja sama strategis dengan Republikorp.
AUSTRALIA dan Indonesia menyepakati perjanjian keamanan baru yang akan memperdalam kerja sama militer antara kedua negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved