Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
LAMA dianggap sebagai teori konspirasi yang aneh tetapi disukai para pendukung sayap kanan, gagasan atas covid-19 merupakan virus yang bocor dari salah satu lab di Wuhan menuai banyak perhatian di Amerika Serikat. Posisi pemerintah tengah bergeser ke sikap agnotisisme dalam beberapa minggu terakhir.
Salah satu petinggi penasihat pandemi Anthony Fauci dan Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Rochelle Walensky mengatakan bahwa mereka bersikap terbuka kepada semua kemungkinan. "Kita perlu menggali lebih dalam permasalahan ini dan kita butuh proses yang transparan dari Tiongkok. Kita membutuhkan WHO untuk membantu hal tersebut," ucap penasihat covid-19 senior Gedung Putih Andy Slavitt pada Selasa (25/5).
Permintaan penyelidikan lebih lanjut juga kontras dengan awal mula pandemi ketika para peneliti langsung menyimpulkan bahwa virus tersebut berpindah dari kelelawar melalui hewan perantara. Virus korona seperti SARS dan MERS juga disimpulkan dengan cepat bahwa virus tersebut berasal dari musang dan unta.
"Pertanyaan bagi banyak orang yaitu kapan kebetulan menjadi terlalu banyak?" tambah Gottlieb. Amerika Serikat dan beberapa negara lain mendesak untuk mendapatkan penyelidikan lebih mendalam tentang asal-usul dari pandemi tersebut, setelah misi internasional ke Tiongkok pada awal tahun ini terbukti kurang meyakinkan.
Laporan yang sudah lama tertunda oleh para tim yang diutus WHO ke Wuhan dan rekan mereka di Tiongkok tidak menyediakan gambaran jelas tentang asal usul dari pandemi tersebut. Dikatakan bahwa asal mula virus tersebut berasal dari kebocoran laboratorium sangat tidak memungkinkan.
Namun setelah laporan tersebut dirilis, Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus berkeras bahwa semua teori tetap ada. Ia menyerukan kepada para peneliti untuk proses yang lebih transparan.
"Kebenaran mungkin tidak akan pernah terungkap. Bukti yang mendukung kebocoran lab juga tidak akan muncul kecuali ada whistleblower atau perubahan rezim di Tiongkok," pungkas Gottlieb. (OL-14)
KETEGANGAN geopolitik di Timur Tengah mencapai titik didih baru pada awal 2026. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan ultimatum keras kepada Iran.
PUTRA Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengatakan kerajaan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya atau wilayah teritorialnya digunakan untuk aksi militer apa pun terhadap Iran.
IRAN menyatakan bahwa mereka masih mempertahankan kendali penuh atas wilayah darat, bawah laut, dan udara Selat Hormuz di tengah kekhawatiran akan kemungkinan serangan AS terhadap Teheran.
KETEGANGAN AS-Iran meningkat. Republik Islam Iran secara resmi mengeluarkan Notice to Airmen (NOTAM) yang menyatakan wilayah udara di atas Selat Hormuz sebagai "zona berbahaya".
IRAN mengeluarkan peringatan penerbangan atau Notice to Airmen (NOTAM) terkait latihan tembakan langsung di wilayah udara sekitar Selat Hormuz, menandai peningkatan kesiapsiagaan militer.
AMERIKA Serikat (AS) memperluas kehadiran militernya di Timur Tengah dengan mengerahkan kapal induk dan jet tempur tambahan di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran.
Sapto mengatakan, awalnya pihak berusaha menghubungi pemilik rumah namun tak membuahkan hasil. Begitu pula kepada para penyewa sebelumnya yang juga tidak kooperatif.
VARIAN virus Corona baru pada kelelawar terdeteksi oleh Peneliti di Institut Virologi Wuhan, Seperti SARS-CoV-2, virus kelelawar, HKU5-CoV-2 mengandung fitur
SEBUAH tim di Tiongkok telah menemukan virus corona kelelawar baru. Ia disebut membawa risiko penularan dari hewan ke manusia karena menggunakan reseptor manusia yang sama dengan Covid-19
Analisis CIA mencakup pemeriksaan lebih mendalam terhadap kondisi di laboratorium keamanan tinggi di Wuhan, Tiongkok, sebelum wabah terjadi.
Penyebabnya berasal dari kebocoran dari laboratorium di Wuhan, Tiongkok.
Departemen Energi Amerika Serikat (AS) telah menyimpulkan bahwa pandemi kemungkinan besar muncul dari kebocoran laboratorium di Wuhan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved