Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

AS Kembali Veto Pernyataan DK PBB Soal Konflik Israel-Palestina

Basuki Eka Purnama
18/5/2021 05:58
AS Kembali Veto Pernyataan DK PBB Soal Konflik Israel-Palestina
Ilustrasi--Sidang Dewan Keamanan PBB(AFP/Don EMMERT)

AMERIKA Serikat (AS), Senin (17/5), untuk ketiga kalinya, memveto pernyataan bersama Dewan Keamanan (DK) PBB yang menyerukan penghentian kekerasan antara Israel dan Palestina. Hal itu memicu digelarnya pertemuan darurat tertutup pada Selasa (18/5).

Pernyataan yang disusun oleh Tiongkok Tunisia, dan Norwegia itu diajukan pada Minggu (16/5) kepada 15 anggota DK PBB saat jet-jet Israel melancarkan serangan ke Jalur Gaza dan korban tewas dalam konflik di Timur Tengah itu menembus angka 200 orang.

AS menegaskan mereka tidak bisa mendukung pernyataan apa pun dari DK PBB.

Baca juga: Blinken Desak Israel dan Palestina Lindungi Warga Sipil

Misi diplomatik Norwegia di PBB mengumumkan bahwa DK PBB akan menggelar pertemuan darurat tertutup mengenai konflik Israel-Palestina pada Selasa (18/5), pertemuan keempatt sejak 10 Mei.

"Situasi di kawasan terus memburuk, Warga sipil terus dibunuh dan terluka. Kami kembali menyerukan untuk menghentikan kekerasan," cicit misi diplomatik Norwegia di Twitter.

DK PBB telah menggelar tiga pertemuan darurat mengenai meningkatkan kekerasan antara Israel dan Palestina tanpa menghasilkan pernyataan apa pun karena selalu diveto oleh sekutu Israel, AS.

Draft pernyataan DK PBB terbaru yang dilihat AFP meminta untuk meredakan ketegangan, penghentian kekerasan, dan penghormatan terhadap hukum internasional, yang mencakup perlindungan terhadap warga sipil, terutama anak-anak.

Pernyataan itu juga menyuarakan keprihatinan DK PBB mengenai krisis di Gaza dan mengecam rencana penggusuran keluarga Palestina dari rumah mereka di Jerusalem Timur.

Pernyataan itu juga menyebut DK PBB mendukung solusi dua negara untuk menyelesaikan konflik Israel dan Palestina agar kedua pihak bisa hidup dalam damai dengan wilayah yang memiliki perbatasan yang jelas. (AFP/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya