Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI kebebasan pers Reporters sans Frontieres (RSF), Minggu (16/5), meminta Pengadilan Internasional untuk memutuskan apakah serangan udara Israel terhadap bangunan di Gaza, Palestina yang menjadi kantor media massa layak disebut kejahatan perang.
Laporan itu dilakukan setelah serangan udara Israel meratakan bangunan 13 lantai Jala Tower, di Jalur Gaza, yang menjadi kantor biro stasiun televisi Al Jazeera dan kantor berita Associated Press (AP), Sabtu (15/5).
Kementerian Pertahanan Israel mengklaim bangunan itu tidak hanya ditempati oleh perwakilan media massa namun juga kelompok Hamas, yang menguasai Jalur Gaza.
Baca juga: \Warga Gaza yang Terluka Dievakuasi ke Mesir
Namun, Sekretaris Jenderal RSF Christophe Deloire, dalam pernyataan resmi, mengatakan, "Dengan sengaja menargetkan kantor media massa adalah sebuah kejahatan perang."
"Dengan sengaja menghancurkan perwakilan media, militer Israel bukan hanya menyebabkan kerusakan material kepada operasi media massa namun juga mengganggu aktivitas media melaporkan konflik yang berpengaruh pada populasi warga sipil."
"Kami meminta jaksa Pengadilan Internasional untuk menentukan apakah aksi Israel itu adalah kejahatan perang," lanjut RSF.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Minggu (16/5), membela serangan itu dengan menyebut bangunna itu juga ditempati badan intelejen teroris Palestina. (AFP/OL-1)
Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan pers harus menjaga kepercayaan publik di tengah disinformasi dan AI. Kolaborasi media, pemerintah, dan platform digital jadi kunci ruang informasi sehat.
Sepanjang 2025, isu kemerdekaan pers, profesionalisme jurnalistik, serta keberlanjutan ekonomi media menjadi tiga persoalan utama yang saling berkaitan.
Media massa bisa semakin berperan sebagai duta literasi keuangan untuk membantu meningkatkan literasi, inklusi, dan pelindungan konsumen secara langsung di masyarakat.
WALI Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan pihaknya membutuhkan media massa untuk mengoptimalkan penginformasian kepada publik.
Broadcast: Jangkau audiens masif! Pelajari definisi, strategi, dan cara efektif sebarkan informasi secara luas. Raih perhatian maksimal!
Di tengah arus informasi yang begitu deras, generasi muda harus memiliki kemampuan literasi media yang kuat agar dapat mencerna informasi dengan cerdas.
CENTCOM Rilis Video Serangan Kapal dalam Operasi Epic Fury
Menlu Iran Seyed Abbas Araghchi tegaskan tidak butuh gencatan senjata dan siap hadapi invasi darat AS.
Otoritas Israel batalkan salat Jumat di Masjid Al-Aqsa dengan dalih konflik Iran. Imam Besar Al-Aqsa mengecam penutupan yang dianggap tidak berdasar tersebut.
Di tengah gempuran rudal AS dan Israel yang menewaskan 1.000 orang lebih, warga Iran kini berjuang hidup di zona perang. Otoritas Teheran memutus internet global hingga di bawah 1%.
Kim Jong Un nyatakan Korea Utara siap pasok rudal ke Iran dan klaim mampu lenyapkan Israel. Simak detail uji coba kapal perusak baru Choe Hyon dan kemajuan nuklirnya
Ia mencontohkan sejumlah pertanyaan mendasar yang belum terjawab, seperti mekanisme pelucutan senjata hingga siapa yang akan menjalankan operasi tersebut di lapangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved