Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GENCATAN senjata selama tiga hari disepakati Taliban dan pasukan Afghanistan pada Kamis (13/5) ini, atau bertepatan dengan Idulfitri. Kedua kubu terlibat bentrokan sengit selama berminggu-minggu.
Kesepakatan itu diusulkan para militan dan disetujui oleh Presiden Ashraf Ghani. Diketahui, kekerasan telah meningkat di negara itu sejak Amerika Serikat (AS) melewatkan tenggat waktu 1 Mei, yang disepakati dengan Taliban pada tahun lalu. Bahwasanya AS berjanji untuk menarik semua tentaranya.
Gencatan senjata kali ini akan menjadi jeda keempat dalam pertempuran hampir 20 tahun. Diharapkan memberi kelonggaran bagi warga Afghanistan untuk merayakan Idulfitri.
Baca juga: AS-UE Serukan Dimulainya Kembali Pembicaraan Damai Afghanistan
"Saya belum melihat kerabat saya yang tinggal di provinsi Logar selama satu tahun. Saya akan menggunakan kesempatan ini untuk pergi ke daerah yang dikuasai Taliban dan mengunjungi mereka," tutur Mustafa, seorang warga Kabul.
Puluhan ribu warga Afghanistan dilaporkan tewas dan jutaan orang lainnya mengungsi akibat konflik tersebut. Kelompok Taliban kembali menguasai sebagian besar wilayah Afghanistan.
Baca juga: Baku Tembak Taliban-Tentara Afghanistan Bentrok Kembali Terjadi
Militan dan pemerintah Afghanistan pun melancarkan pembicaraan damai pada September tahun lalu. Namun, kemajuan terhenti meski ada upaya internasional untuk memulai perundingan.
Gencatan senjata di masa lalu sebagian besar sudah dilaksanakan. Dalam hal yang dianggap secara luas sebagai latihan oleh kepemimpinan Taliban. Tujuannya, membuktikan bahwa mereka memiliki kendali yang kuat atas berbagai faksi di seluruh negeri untuk membentuk gerakan garis keras.
"Dia (pemimpin Taliban Hibatullah Akhundzada) ingin menunjukkan bahwa dia adalah penguasa perang dan perdamaian," ujar analis politik Afghanistan Fawad Kochai, yang berbasis di Kabul.(France24/OL-11)
LEDAKAN langka di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11) menewaskan 12 orang dan melukai 20 orang. Demikian disampaikan Rumah Sakit Institut Ilmu Kedokteran Pakistan.
MANTAN Sekretaris Jenderal NATO dan Menteri Keuangan Norwegia saat ini, Jens Stoltenberg, menyebut penarikan pasukan AS dari Afghanistan sebagai kekalahan terbesar NATO.
Sedikitnya 20 orang tewas dan lebih dari 500 terluka setelah gempa 6,3 SR mengguncang Mazar-e-Sharif, Afghanistan Utara.
Gempa bumi berkekuatan 6,3 mengguncang wilayah utara Afghanistan dekat kota Mazar-i-Sharif. USGS memperingatkan potensi korban jiwa ratusan dan kerusakan meluas.
Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang Afghanistan utara dekat Mazar-i-Sharif. Belum ada laporan korban.
Shehbaz menegaskan kembali bahwa Pakistan menginginkan perdamaian dan stabilitas di Afghanistan, tetapi terus menghadapi terorisme lintas batas yang berasal dari tanah Afghanistan.
Sugiono mengatakan dirinya telah menginstruksikan Duta Besar RI untuk Iran di Teheran agar menyiapkan berbagai opsi jika sewaktu-waktu evakuasi perlu dilakukan.
Kemlu terus berupaya memantau situasi keamanan secara intensif dan meminta seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan.
Serangan udara AS di ibu kota Venezuela Caracas, penangkapan Presiden Nicolás Maduro, serta pengambilalihan fasilitas energi strategis menandai eskalasi terbuka
Konflik antara Danielle NewJeans dengan agensinya, ADOR, merupakan puncak dari pertikaian panjang yang berakar pada krisis internal manajemen sejak 2024.
Konflik tanah restant merupakan permasalahan lahan yang terjadi di semua kawasan transmigrasi.
SEKRETARIS Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (pemda) untuk mempercepat penegasan batas desa
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved