Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
PUTRA Mahkota Arab Saudi memberikan pesan bernada damai terhadap musuh bebuyutannya, Iran, dengan mengatakan dia mencari hubungan baik. Sebelumnya, seorang sumber mengatakan kedua pihak itu telah mengadakan pembicaraan rahasia di Baghdad.
Kedua negara memutuskan hubungan pada 2016 setelah pengunjuk rasa Iran menyerang misi diplomatik Saudi menyusul eksekusi kerajaan terhadap seorang ulama Syiah yang dihormati.
"Iran adalah negara tetangga dan semua yang kami cita-citakan adalah hubungan yang baik dan khusus dengan Iran," kata Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman dalam wawancara televisi yang disiarkan Selasa (27/4) malam.
"Kami tidak ingin situasi Iran menjadi sulit. Sebaliknya, kami ingin Iran tumbuh dan mendorong kawasan dan dunia menuju kemakmuran," lanjutnya.
Dia menambahkan bahwa Riyadh sedang bekerja dengan mitra regional dan global untuk menemukan solusi bagi perilaku negatif Teheran. Pesan ini menandai perubahan jika dibandingkan dengan wawancara Pangeran Mohammed sebelumnya saat mengecam Teheran dan menuduhnya memicu ketidakamanan regional.
Pangeran tidak menyebutkan negosiasi apapun dengan Teheran. Pembicaraan di Baghdad, yang difasilitasi oleh Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhemi, tetap dirahasiakan sampai Financial Times melaporkan bahwa pertemuan pertama telah diadakan pada 9 April.
Seorang pejabat pemerintah Irak mengonfirmasi pembicaraan itu. Seorang diplomat Barat mengatakan dia telah diberi pengarahan sebelumnya tentang upaya untuk menengahi hubungan yang lebih baik dan mengurangi ketegangan.
Riyadh secara resmi membantah pembicaraan di media yang didukung negara. Teheran tetap bungkam, hanya menegaskan bahwa pihaknya selalu menyambut dialog dengan Arab Saudi.
Inisiatif ini muncul pada saat dinamika kekuatan bergeser yakni Presiden AS Joe Biden berusaha menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015 yang compang-camping ditinggalkan oleh Donald Trump. Arab Saudi dan Iran telah mendukung sisi berlawanan dari beberapa konflik regional, dari Suriah hingga Yaman, tempat koalisi pimpinan Saudi memerangi pemberontak Houthi.
Iran mendukung pemberontak Houthi memerangi koalisi militer pimpinan Saudi yang ikut campur dalam perang Yaman pada 2015. Pemberontak juga meningkatkan serangan drone dan rudal terhadap target Saudi, termasuk fasilitas minyaknya. Dalam wawancaranya, Pangeran Mohammed memperbarui seruan untuk gencatan senjata dan negosiasi dengan para pemberontak. (Straitstimes/OL-14)
Salah satu isu strategis yang turut dibahas adalah potensi kenaikan harga bahan bakar global yang dapat berdampak pada biaya penerbangan haj
Menurut dia, insiden bermula saat ban belakang bus pecah, yang kemudian disusul munculnya asap dari bagian luar depan kendaraan.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kunjungi Arab Saudi. Tawarkan keahlian drone untuk amankan jalur minyak Teluk demi bantuan senjata lawan Rusia.
PEMERINTAH Arab Saudi menyatakan dukungannya atas keputusan Dewan Hak Asasi Manusia PBB yang secara bulat mengadopsi resolusi terkait dampak serangan Iran
Putra Mahkota Saudi MBS dilaporkan melobi Donald Trump untuk melanjutkan perang dan menggulingkan rezim Iran di tengah konflik Timur Tengah 2026 yang memanas.
Pangeran MBS dikabarkan mendesak Donald Trump untuk terus menggempur Iran demi stabilitas Teluk dan ekonomi. Simak analisis lengkap persaingan Riyadh vs Teheran.
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
TUJUH pejuang separatis tewas dalam serangan udara pada Jumat (2/1) ketika koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman membalas serangan yang gencar dilakukan Dewan Transisi Selatan (STC).
HADRAMAUT merupakan provinsi terluas di Yaman, sekitar sepertiga wilayah negara, sekaligus yang paling makmur. Di sana tersimpan sebagian besar cadangan minyak Yaman.
Di tengah perang berkepanjangan konflik Yaman melawan kelompok Houthi yang didukung Iran sejak 2014, kini muncul pertarungan internal antarfaksi bersenjata.
KELOMPOK separatis di Yaman menegaskan tidak akan menarik pasukan dari wilayah yang telah mereka kuasai meski mendapat tekanan dari pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.
Saudi menyatakan penyesalannya atas tekanan UEA terhadap pasukan Dewan Transisi Selatan untuk melakukan operasi militer di perbatasan selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved