Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Amerika Serikat (AS), Selasa (27/4), mengumumkan kebijakan baru untuk menekan organisasi kriminal transnasional yang terlibat menyelundupkan imigran ilegal masuk ke 'Negeri Paman Sam' itu.
Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Alejandro Mayorkas mengatakan operasi yang diberi nama Operasi Sentinel itu akan menyatukan sejumlah badan penegak hukum dan penjaga perbatasan dengan Departeman Dalam Negeri untuk menyulitkan organisasi kriminal itu melakukan perjalanan internasional atau memindahkan uang mereka.
"Organisasi-organisasi kriminal ini meraup keuntungan dari hidup manusia. Mereka secara rutin mengorbankan para imigran untuk mendapatkan keuntungan besar dengan balasan janji yang kerap kosong untuk masuk ke AS dengan aman," ujar Mayorkas.
Baca juga: AS Minta Stafnya Tinggalkan Kedutaan Besar di Kabul
"Kami bertekad memangkas akses mereka untuk mendapatkan keuntungan dengan mencegah organisasi kriminal ini untuk melakukan perjalanan, perdagangan, dan aktivitas keuangan di AS. Kami akan menghentikan semua jaringan logistik yang digunakan organisasi itu selama ini," lanjutnya.
Mayorkas, yang menghadapi meroketnya jumlah imigran yang masuk ke AS dari Meksiko, mengatakan dirinya ingin memangkas jaringan penyelundup imigran itu dari semua sisi.
Hal itu mencakup mencabut dokumen perjalanan, membekukan rekening bank, dan mengeblok aktivitas dagang lintas batas.
Mayorkas mengatakan Meksiko dan negara Amerika Tengah asal mayoritas imigran yang masuk ke AS telah sepakat membantu operasi baru itu. (AFP/OL-1)
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah Teheran memperingatkan akan menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah jika Donald Trump melancarkan aksi militer
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trumpmembahas perkembangan pembicaraan Amerika dengan Iran.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat meski kedua negara menyepakati kelanjutan perundingan nuklir. Teheran menegaskan garis merahnya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved