Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISIONER Tinggi Hak Asasi Manusia (HAM) PBB Michelle Bachelet, Selasa (13/4), mengatakan konflik Myanmar bisa meluas hingga menyerupai Suriah, setelah bentrokan pascakudeta di negara itu telah menewaskan lebih dari 700 orang.
Myanmar dilanda kekacauan dan perekonomian mereka lumpuh sejak kudeta melakukan kudeta untuk menggulingkan pemimpin sipil Aung San Suu Kyi pada 1 Februari lalu.
Memperingatkan mengenai kemungkinan krisis kemanusiaan, Bachelet meminta negara-negara di dunia segera beraksi mendorong militer Myanmar untuk menghentikan aksi represi dan pembantaian terhadap warganya sendiri.
Baca juga: Kendati Libur Thingyan, Demo Anti-Kudeta Militer Myanmar Berlanjut
Demonstrasi harian di Myanmar ditanggapi militer dengan melepaskan tembakan peluru tajam.
Setidaknya 710 warga sipil tewas per Senin (12/4), termasuk 50 anak-anak.
"Saya khawatir situasi di Myanmar akan berujung pada konflik skala besar," ujar Bachelet.
"Apa yang terjadi di sana mirip dengan di Suriah pada 2011," imbuhnya mengacu pada awal perang sipil yang telah berlangsung selama satu dekade yang menewaskan hampir 400 ribu orang dan memaksa lebih dari 6 juta orang melarikan diri.
Selama beberapa pekan terakhir, pemberontak kelompok etnik Myanmar di kawasan perbatasan telah meningkatkan serangan terhadap militer dan polisi. (AFP/OL-1)
Tim pencari fakta PBB melaporkan kondisi memprihatinkan warga sipil Iran yang terjepit di antara serangan udara AS-Israel dan represi pemerintah yang kian sistematis.
Iran menyatakan empat diplomat mereka tewas dalam serangan udara yang diluncurkan Israel ke sebuah hotel di Beirut, Libanon, pekan lalu.
Duta Besar Iran untuk PBB menuduh serangan udara AS dan Israel sengaja menargetkan area residensial. Ribuan bangunan hancur dan ancaman hujan asam mengintai.
Laporan terbaru PBB mengungkap keterlibatan langsung Vladimir Putin dalam deportasi ribuan anak Ukraina ke Rusia.
Menlu Iran Abbas Araqchi kecam Sekjen PBB karena lebih cemas pada ekonomi global daripada pembantaian warga sipil, termasuk 175 anak-anak di Kota Minab.
Tiga personel pasukan perdamaian PBB terluka setelah markas mereka di Libanon selatan dihantam serangan yang diduga dilancarkan Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved