Sabtu 10 April 2021, 05:50 WIB

Janji Biden untuk Komunitas Muslim AS Dinilai Terbukti

Mediaindonesia.com | Internasional
Janji Biden untuk Komunitas Muslim AS Dinilai Terbukti

AFP/Jim Watson.
Joe Biden.

 

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Joe Biden disebut telah membuktikan janji saat kampanye pencalonannya sebagai presiden terkait kebijakan terhadap Muslim dan Islam. Janji kampanye Biden untuk komunitas Muslim di AS antara lain melindungi hak sipil dan hak konstitusional, menghormati keragaman dan komunitas Muslim Amerika, memastikan pelayanan kesehatan yang memadai, menciptakan lingkungan yang kondusif dan inklusif, serta membuat komunitas
Muslim di Amerika lebih aman.

"Kemudian janji Biden untuk menempatkan tokoh dan cendekiawan Muslim Amerika dalam berbagai posisi strategis di pemerintahan. (Janji-janji) ini ternyata langsung dilaksanakan pada saat Biden memasuki masa 100 hari pemerintahannya pada 20 April mendatang," kata Konsul Jenderal RI di New York Arifi Saiman dalam seminar tentang arah kebijakan Presiden AS Joe Biden terkait Muslim dan dunia Islam yang berlangsung virtual, Jumat malam (9/4).

Selain itu, sikap Biden terkait Muslim dan Islam juga tercermin melalui kebijakan luar negerinya, antara lain dengan mencabut larangan masuk ke AS bagi warga sejumlah negara, termasuk dari sejumlah negara Muslim. Arifi berpendapat, mencabut Muslim travel ban pada hari pertama Biden menjabat sebagai presiden adalah wujud komitmen atas janji kampanye Biden-Harris.

"Meskipun kebijakan pencabutan travel ban ini tidak mutlak ditujukan ke negara-negara Muslim semata, tetapi tindakan pemerintahan Biden-Harris tersebut mengirim sinyal yang jelas kepada Muslim Amerika dan dunia Islam bahwa pendekatan Biden berbeda dengan (mantan presiden AS Donald) Trump," kata Arifi.

Namun, meskipun telah memenuhi beberapa prioritas selama 100 hari pemerintahannya seperti pencabutan larangan perjalanan dan mewujudkan pemerintahan yang diwakili berbagai komunitas di AS, Biden masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan. "Ia masih harus menangani rasisme sistemik di institusi-institusi AS dan kembali ke kesepakatan nuklir dengan Iran," tutur Arifi. (Ant/OL-14)

Baca Juga

AFP/Abbas Momani.

Uni Eropa Desak Penyelidikan atas Tewasnya Aktivis HAM Palestina

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 24 Juni 2021, 23:24 WIB
Utusan UE untuk Palestina mengatakan pada saat itu bahwa kekerasan terhadap politisi dan pembela hak asasi manusia tidak dapat...
AFP/Abbas Momani.

Aktivis HAM Tewas, Warga Palestina Desak Presiden Mahmud Abbas Mundur

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 24 Juni 2021, 23:12 WIB
Pasukan keamanan menembakkan gas air mata. Satu pengunjuk rasa dipukul di wajahnya dengan tabung dan dirawat di rumah...
AFP/Mosab Shawer.

Aktivis HAM Dipukuli sampai Tewas dalam Tahanan Otoritas Palestina

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 24 Juni 2021, 23:01 WIB
Keluarga Nizar Banat mengatakan dia dipukuli hingga tewas. Insiden itu memicu kemarahan sesama aktivis untuk melakukan protes di kota...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Talenta Muda Curi Perhatian

PIALA Eropa 2020 dipastikan telah menjadi ajang kemunculan pemain-pemain muda yang punya kemampuan mengejutkan

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya