Rabu 07 April 2021, 05:53 WIB

Turki Panggil Dubes Tiongkok Gara-Gara Cicitan Soal Uighur

Basuki Eka Purnama | Internasional
Turki Panggil Dubes Tiongkok Gara-Gara Cicitan Soal Uighur

AFP/Ozan KOSE
Warga muslim Uighur menggelar aksi demonstrasi di Istanbul, Turki.

 

TURKI, Selasa (6/4), memanggil duta besar Tiongkok setelah kedutaan besar 'Negeri Tirai Bambu' itu menggunakan media sosial untuk menyerang dua politisi Turki yang mengkritik perlakuan terhadap warga muslim minoritas Uighur di Zinjiang.

Kedutaan Besar Tiongkok menegaskan mengecam keras pemimpin Good Party Meral Aksener dan Wali Kota Ankara karena mencicit soal insiden pada April 1990 antara kelompok separatis Uighur dengan militer Tiongkok.

Insiden itu berujung pada penangkapan massal warga Uighur dengan puluhan ribu warga etnik minoritas itu melarikan diri ke Turki.

Baca juga: PBB Terima Laporan Tanzania Tolak 1.000 Pengungsi Mozambik

Aksener, pendiri partai sayap kanan yang menentang Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, mencicit bahwa Turki tidak akan diam saja membiarkan penindasan terhadap warga Uighur.

"Turki akan berjuang untuk mendukung kemerdekaan warga Uighur dan pendirian Republik Turkestan Timur," cicitnya.

Yavas, pemimpin partai oposisi utama Turki, CHP, mencicit bahwa Turki masih merasakan sakit dari pembantaian di Turkestan Timur hingga hari ini.

Amnesty International menyebut insiden pada 1990 terjadi akibat aksi demonstrasi yang dilakukan kelompok nasionalis Islam Uighur yang mengakibatkan banyak orang tewas.

Duta Besar Tiongkok untuk Turki Liu Shaobin dipanggil oleh Kementerian Luar Negeri Turki setelah kantornya menegaskan, "Tiongkok memiliki hak untuk menanggapi pernyataan dari Aksener dan Yavas.

"Tiongkok dengan tegas siap melawan pernyataan dari individu atau kelompok yang mempertanyakan kedaulatan dan integritas wilayah mereka," cicit Kedutaan Besar Tiongkok di Turki sembari menge-tag akun Twitter Aksener dan Yavas.

Kementerian Luar Negeri Turki telah menyamapaikan keresahan Ankara mengenai cicitan Kedutaan Besar Tiongkok itu. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP/Handout / NASA/JPL-CALTECH

Ingenuity Lakukan Penerbangan Kedua di Mars

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 23 April 2021, 05:59 WIB
Ingenuity mengudara selama 52 detik dan mencapai ketinggian 5...
AFP/Vadim Savitsky / Russian Defence Ministry

Rusia Tarik Pasukan dari Perbatasan Ukraina

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 23 April 2021, 05:45 WIB
Pengerahan itu terjadi dengan latar belakang bentrokan baru di wilayah timur Donetsk dan Luhansk yang dilanda konflik di...
AFP/Mahmud Hams.

Pemilu Palestina Gagal jika Israel Larang Warga Yerusalem Timur

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 23 April 2021, 00:57 WIB
Pemerintahnya telah dengan ketat membatasi aktivitas politik Palestina di kota itu menjelang hari pemungutan suara, menangkap kandidat, dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Perburuan Gelar belum Usai

 Ancaman diskualifikasi dihindari karena tim yang tersisa urung ikut Liga Super Eropa

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya