Selasa 06 April 2021, 23:06 WIB

PBB Terima Laporan Tanzania Tolak 1.000 Pengungsi Mozambik

Mediaindonesia.com | Internasional
PBB Terima Laporan Tanzania Tolak 1.000 Pengungsi Mozambik

wikiwand.com
Ilustrasi

 

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menerima laporan mengkhawatirkan bahwa Tanzania telah menolak lebih dari 1.000 orang yang mengungsi dari serangan yang diklaim oleh ISIS di sebuah kota di Mozambik utara, kata badan pengungsi PBB (UNHCR), Selasa (6/4).

Serangan 24 Maret di Kota Palma, yang berdekatan dengan pengembangan gas senilai US$60 miliar, membuat penduduk kota itu berhamburan ke berbagai arah. Beberapa orang di antaranya lari menyelamatkan diri ke hutan lebat sementara yang lain bergegas pergi diri dengan perahu.

Beberapa orang menuju ke utara ke Tanzania, kata para pekerja bantuan.

"Tim UNHCR telah menerima laporan mengkhawatirkan dari penduduk telantar bahwa lebih dari 1.000 orang yang melarikan diri dari Mozambik dan mencoba memasuki Tanzania tidak diizinkan untuk melintasi perbatasan untuk mencari suaka," kata badan PBB itu dalam pernyataannya.

"UNHCR menyerukan kepada Mozambik untuk memberikan akses melintasi wilayah dan prosedur suaka bagi mereka yang lari menyelamatkan diri kekerasan dan mencari perlindungan," kata badan tersebut.

Palma terletak di dekat perbatasan utara Mozambik dengan Tanzania.

UNHCR sebelumnya mengatakan kepada Reuters bahwa mereka tidak memiliki akses ke perbatasan atau daerah yang terdampak, tanpa memberikan alasan. Otoritas Tanzania belum dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

Pekan lalu, sebuah kapal dengan 45 warga Mozambik pergi menyelamatkan diri berlabuh di Tanzania. Di sana, kata seorang pemimpin komunitas setempat, mereka telah diberi makanan dan tempat berteduh.

UNHCR mengatakan serangan di Palma telah memaksa sedikitnya 11.000 orang keluar dari daerah itu, sementara ribuan lainnya dilaporkan masih terjebak di sana. Warga sipil telah tiba di daerah yang relatif aman lebih jauh ke selatan dengan berjalan kaki, menggunakan jalan raya, atau menggunakan pesawat dan perahu.

Militer mengatakan pada Minggu (4/4) bahwa Palma sekarang "benar-benar aman", sementara media lokal yang mengunjungi kota itu mengatakan beberapa warga mulai kembali.

Namun, jumlah korban secara keseluruhan dan pengungsian akibat serangan itu masih belum jelas. (Ant/OL-12)

Baca Juga

AFP/Sjjad Hussain

Kasus Covid-19 di India Makin Parah, New Delhi Berlakukan Lockdown

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 17 April 2021, 21:00 WIB
Total kasus telah melewati 14,5 juta, menduduki posisi kedua setelah Amerika Serikat yang telah melaporkan lebih dari 32 juta...
AFP/Spektor Irina

6 Bulan di Luar Angkasa, Kosmonot Rusia & Astronot NASA Kembali  

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 17 April 2021, 19:30 WIB
Modul keturunan Soyuz membawa ketiganya mendarat tegak setelah turun melalui langit tak berawan pada hari musim semi yang cerah di...
AFP

AS-Jepang Serukan Perdamaian dan Stabilitas di Selat Taiwan

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 17 April 2021, 16:21 WIB
AMERIKA Serikat dan Jepang menyerukan perdamaian dan stabilitas di seluruh Selat Taiwan dalam pernyataan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Maksimalkan Target di Ajang Pramusim

EMPAT tim semifinalis Piala Menpora, yakni PSS Sleman, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSM Makassar, akan memaksimalkan turnamen pramusim sebelum berlanjut ke Liga 1

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya