Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MASKAPAI penerbangan asal Malaysia, AirAsia Group, mencatat kerugian besar akibat badai pandemi covid-19. Diketahui, pandemi covid-19 membuat sebagian besar negara menerapkan kebijakan penguncian wilayah.
Perusahaan itu melaporkan kerugian sebesar RM2,44 miliar atau setara Rp8,5 triliun pada kuartal IV 2020. Angka kerugian meningkat drastis dari tahun sebelumnya. Pada 2019, AirAsia membukukan kerugian sebesar RM384,4 juta.
Pendapatan maskapai juga mengalami penurunan 92% menjadi RM267,4 juta. Menyusul adanya kebijakan pembatasan kapasitas penumpang yang menyusut hingga 88%. Pembatasan pintu internasional yang dilakukan Filipina dan Indonesia, juga menambah beban kerugian maskapai.
Baca juga: Terbang Perdana ke Padang, Air Asia Bagi Nasi Padang
"Sebagian besar kerugian untuk periode tersebut berkaitan dengan depresiasi (aset hak pakai) dan bunga atas kewajiban sewa sebesar RM654,2 juta," bunyi laporan AirAsia, Selasa (30/3).
AirAsia Group juga mencatat utang yang meningkat hampir tiga kali lipat. Dari periode 2019 sebesar RM428,9 juta, kemudian menjadi RM1,28 miliar pada akhir 2020. Grup AirAsia turut melaporkan adanya penurunan penumpang hingga 90%.
Kepala Eksekutif AirAsia Group Tony Fernandes menyatakan pihaknya berharap agar terjadi pemulihan ekonomi dan pariwisata dalam dua tahun mendatang. Dia optimistis perjalanan udara internasional akan bergairah pada paruh awal 2021, karena vaksinasi covid-19 sudah berjalan.(CNA/OL-11)
Daftar maskapai paling sering delay di dunia sepanjang 2025. Ryanair, easyJet, Frontier hingga JetBlue mencatat tingkat keterlambatan tertinggi.
Pembukaan rute ini dinilai semakin memperkuat konektivitas Jawa Tengah dengan Jawa Barat dan Jawa Timur.
Penyesuaian TBA dinilai penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem industri penerbangan
Mukhtara Air merupakan maskapai bagian dari Manazil Al Mukhtara Company Holding, perusahaan yang berbasis di Madinah, Arab Saudi.
Keempat maskapi tersebut adalah Lion Air, Airfast Indonesia, Sriwijaya Air, dan NAM Air.
Program ini juga menjadi wujud dukungan terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik ramah lingkungan di Indonesia.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Studi Nature Communications ungkap pandemi Covid-19 mempercepat penuaan otak rata-rata 5,5 bulan, meski tanpa infeksi. Siapa yang paling terdampak?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved