Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
AIRAsia Indonesia melakukan penerbangan perdana rute Jakarta-Padang dengan menggunakan armada Airbus A320, Kamis (10/12), yang diramaikan dengan menyediakan bingkisan hidangan Nasi Padang Uda Ratman untuk seluruh penumpang.
Ini merupakan rangkaian dari peresmian penerbangan perdana dua rute domestik lainnya, yaitu Bandung-Bali dan Jakarta-Pekanbaru.
Suasana Sumatra Barat semakin terasa karena penumpang disambut oleh awak kabin yang mengenakan topi adat berwarna emas khas Sumatra Barat dan menyapa penumpang dengan menggunakan Bahasa Minangkabau.
"Hari ini merupakan hari yang istimewa bagi keluarga besar AirAsia Indonesia. Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah, Angkasa Pura II, Airnav Indonesia dan otoritas kesehatan atas kelancaran penerbangan perdana ini," kata Direktur Utama AirAsia Indonesia, Veranita Yosephine Sinaga, dikutip dari keterangan resmi, Jumat (11/12)
Dia mengatakan semakin meluasnya konektivitas domestik yang dilayani maskapai tersebut, diharapkan tercipta kontribusi dalam memulihkan pariwisata dan ekonomi nasional.
"Kami juga terus mengimbau seluruh pelanggan yang akan bepergian untuk selalu mengikuti arahan protokol kesehatan untuk mendukung terciptanya ekosistem transportasi dan pariwisata yang aman dan nyaman demi kepentingan bersama,” tambah Vera.
Selain persembahan yang dilakukan di rute Jakarta-Padang, AirAsia juga membagikan cinderamata kepada seluruh penumpang rute Jakarta-Pekanbaru dan Bandung-Bali.
Nasi Padang Uda Ratman merupakan salah satu menu hidangan khas Santan yang dapat dinikmati di seluruh penerbangan AirAsia di semua rute. Para tamu dapat memesan menu ini beserta menu hidangan hangat lainnya seperti Nasi Lemak Pak Nasser, Nasi Kuning, Nasi Jamur dan Semur Sayur, Nasi Ayam Teriyaki, Nasi Ayam Kung Pao, Nasi Ayam Paman Chin, dan berbagai pilihan paket makanan ringan. (Ant/OL-3)
“Saat ini progres sudah mencapai 98%. Tinggal 2% lagi, berupa penutupan U-ditch dan finishing,”
Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mendorong percepatan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam.
KEBUTUHAN akan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Kota Padang terus meningkat seiring berulangnya banjir yang melanda wilayah tersebut.
Akses utama ke kawasan terdampak banjir bandang bulan lalu di Batu Busuk itu kini terputus karena banjir susulan.
PEMERINTAH Kota Padang akhirnya mencairkan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi korban terdampak banjir yang terjadi akhir November lalu.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pengerjaan penambalan jalan ini telah menyasar beberapa lokasi strategis dalam beberapa hari terakhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved