Selasa 23 Maret 2021, 10:44 WIB

Arab Saudi Tawarkan Gencatan Senjata pada Pemberontak Yaman

Basuki Eka Purnama | Internasional
Arab Saudi Tawarkan Gencatan Senjata pada Pemberontak Yaman

AFP/FAYEZ NURELDINE
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan

 

ARAB Saudi, Senin (22/3), menawarkan kelompok pemberontak Huthi di Yaman gencatan senjata sebagai bagian dalam rangkaian tawaran baru dalam upaya mengakhiri konflik selama enam tahun terakhir.

Namun, kelompok Huthi langsung menolak tawaran itu saat mereka tengah meningkatkan serangan terhadap Arab Saudi, termasuk fasilitas minyak mereka, dan berusaha merebut kekuasaan di Yaman.

"Tawaran ini mencakup gencatan senjata komprehensif di seluruh Yaman di bawah pengawasan PBB," ungkap pemerintah Arab Saudi dalam sebuah pernyataan resmi.

Baca juga: Joe Biden Janjikan Fasilitas Tambahan Bagi Para Imigran

Riyadh juga mengusulkan pembukaan kembali bandara internasional di Sanaa dan memulai kembali perundingan damai antara kelompok Huthi dan pemerintah Yaman.

"Kami ingin semua senjata dibisukan," ujar Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan.

"Inisiatif ini akan berlaku saat kelompok Huthi menerimanya," imbuhnya.

Pemerintah Yaman menerima tawaran Arab Saudi itu sementara Huthi menyebut tidak ada baru dari tawaran itu saat mereka menuntut Arab Saudi mencabut blokade udara dan laut terhadap Yaman.

"Arab Saudi harus menyatakan mereka menghentikan aksi agresi mereka dan mencabut blokade sepenuhnya," tegas juru bicara Huthi, Mohammed Abdulsalam.

Riyadh memimpin sebuah koalisi militer ke Yaman pada 2015 untuk mendirikan sebuah pemerintahan yang kini diakui dunia internasional. Namun, mereka kesulitan mengatasi perlawanan dari kelompok Huthi, yang didukung Iran. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP/Javed Tanveer.

Tembakan Awali Bom Bunuh Diri saat Salat Jumat Masjid Syiah Afghanistan

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 15 Oktober 2021, 23:30 WIB
Serangan itu terjadi hanya seminggu setelah serangan bunuh diri terhadap jemaah Syiah di masjid dalam kota utara Kunduz yang diklaim oleh...
Antara

Pejabat di Malaysia Dibebaskan dari Kewajiban Karantina

👤Ant 🕔Jumat 15 Oktober 2021, 23:02 WIB
Dengan syarat mereka mengikuti protokol perjalanan yang ketat dan terbatas bagi kunjungan...
AFP/Joe Klamar.

Iran Kecam PBB Tutup Mata terhadap Nuklir Israel

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 15 Oktober 2021, 21:53 WIB
Israel secara luas diyakini sebagai satu-satunya pemilik senjata nuklir di Timur Tengah dengan hingga 300 hulu...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Risma Marah dan Gaya Kepemimpinan Lokal

ika melihat cara Risma marah di Gorontalo, hal itu tidak terlalu pas dengan norma, etika, dan kebiasaan di masyarakat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya