Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Amerika Serikat (AS) mengatakan akan membuka fasilitas tambahan bagi para imigran setelah gambar dari pusat penahanan imigrasi di Texas menunjukkan anak-anak berada di tempat seadanya yang penuh sesak.
Tempat di Texas yang dikelola pemerintah AS di Donna di perbatasan AS-Meksiko, dilaporkan menampung 1.000 orang. Foto-foto tersebut adalah yang pertama menunjukkan kondisi fasilitas tersebut sejak Presiden Joe Biden menjabat. Kritikus pun menyalahkan Biden atas lonjakan migrasi ilegal ke AS.
Sejak menjabat pada Januari 2021, Biden telah menghapus beberapa batasan bagi imigran yang memasuki AS yang digulirkan pendahulunya, Donald Trump, termasuk membalikkan kebijakan anak di bawah umur tanpa pendamping.
Pekan lalu, pemerintah Biden mengatakan bahwa kondisi di beberapa fasilitas tidak bisa diterima. Pada Senin (22/3), Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan pemerintah AS sedang berupaya untuk menyediakan akomodasi lebih lanjut untuk kedatangan dalam beberapa hari dan minggu mendatang.
"Tempat di mana anak-anak dapat mengakses fasilitas kesehatan, dapat mengakses sumber daya pendidikan - bahkan sumber hukum," katanya.
Pernyataan tersebut dilontarkan usai gambar yang dirilis pada Senin (22/3) oleh Anggota Kongres Texas dari Partai Demokrat Henry Cuellar menunjukkan anak-anak di fasilitas di Donna tidur di kasur tipis di lantai di bawah selimut foil.
Foto-foto tersebut, yang dilaporkan diambil pada akhir pekan, juga telah menimbulkan kekhawatiran atas kemungkinan kurangnya menjaga jarak sosial selama pandemi virus korona. Aktivis juga mengatakan bahwa mereka yang ditampung di tempat tersebut tidak diberi akses yang memadai untuk mendapatkan makanan.
Jurnalis belum diizinkan masuk ke pusat-pusat penahanan imigran tersebut sejak Biden menjabat, meskipun Gedung Putih mengatakan bahwa mereka akan diizinkan. Pengacara yang mewakili anak-anak tersebut dan anggota parlemen yang mengunjungi fasilitas tersebut menggambarkan kondisi tempat tersebut penuh sesak.
Jumlah imigran anak di bawah umur tanpa pendamping di perbatasan telah meningkat tajam dalam beberapa bulan terakhir. Pemerintah AS mengatakan ingin bekerja sama dengan Meksiko dan Guatemala untuk mengatasi akar penyebab masalah, termasuk kemiskinan dan kekerasan yang meluas di Amerika Tengah.
Psaki mengatakan ada kekhawatiran tersendiri tentang meningkatnya jumlah anak-anak tanpa pendamping yang tiba di penyeberangan perbatasan AS. Dikatakannya, kesejahteraan mereka adalah prioritas.
"Anak-anak yang hadir di perbatasan kami yang melarikan diri dari kekerasan, yang melarikan diri dari penganiayaan, yang melarikan diri dari situasi yang mengerikan bukanlah krisis," katanya.
"Kami merasa bahwa itu adalah tanggung jawab kami untuk menangani keadaan ini secara manusiawi dan memastikan mereka diperlakukan dan ditempatkan ke dalam kondisi yang aman," tambahnya.
Telah terjadi gelombang besar kedatangan ke perbatasan selatan AS sejak Biden menjabat, termasuk ratusan anak imigran tanpa pendamping yang ditahan di fasilitas penahanan imigrasi AS. (BBC/Nur/OL-09)
PEMERINTAH Amerika Serikat meminta negara-negara Eropa tidak bereaksi emosional terhadap rencana Presiden Donald Trump terkait Greenland.
Donald Trump kembali enggan menjelaskan langkah AS terkait Greenland, namun memberi sinyal peluang kesepakatan di Davos. Denmark memperingatkan risiko terhadap NATO.
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Buntut ancaman Trump soal Greenland, Parlemen Eropa berencana menunda persetujuan kesepakatan tarif Juli lalu. Ancaman perang dagang kembali hantui pasar global.
USKUP Agung Katolik untuk dinas militer AS mengatakan bahwa secara moral dapat diterima untuk tidak mematuhi perintah jika pasukan menganggap perintah bertentangan dengan hati nurani mereka.
PRESIDEN Donald Trump memperjelas selama berbulan-bulan bahkan mungkin bertahun-tahun bahwa ia termotivasi secara unik oleh keinginan untuk memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian.
Tujuh imigran ilegal asal Tiongkok di perairan selatan Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Mereka diamankan bersama tiga warga negara Indonesia asal Sulawesi Tenggara
SEJUMLAH negara miskin sepakat menerima deportasi dari Amerika Serikat (AS) sebagai bagian dari kebijakan Presiden Donald Trump yang memperketat aturan terhadap migran ilegal.
FEMA siapkan leih dari US$600 juta untuk negara bagian dan pemerintah lokal menahan imigran ilegal.
Polandia memberlakukan pemeriksaan tambahan di perbatasan Jerman dan Lithuania mulai awal pekan ini di tengah meningkatnya kecemasan gelombang imigran ilegal
KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemenlu) RI mengungkapkan bahwa sudah ada 58 warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak operasi penindakan imigran di Amerika Serikat hingga saat ini.
PEMERINTAHAN Presiden Donald Trump tengah mendorong pelaksanaan deportasi massal dengan target ambisius yaitu mendeportasi satu juta imigran tanpa dokumen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved