Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
RUSIA, Rabu (18/3), memanggil pulang duta besar mereka untuk Amerika Serikat (AS) setelah Presiden AS Joe Biden menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai pembunuh dan akan membayar aksinya ikut campur dalam pemilu AS.
Dalam sebuah wawancara dengan ABC News, Biden ditanya soal laporan intelejen AS yang menyebut Putin berusaha menggagalkannya meraih kemenangan dalam pemilu November 2020 agar Trump kembali meraih kemenangan.
"Dia akan membayar mahal atas hal itu," tegas Biden.
Baca juga: Ini Alasan Biden tidak Hukum MBS Atas Pembunuhan Khashoggi
Ketika ditanya apakah Putin, yang dituding memerintahkan agar pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny diracun, adalah seorang pembunuh, Biden menjawab, "Iya, saya setuju dengan hal itu."
Pernyataan Biden itu dilansir saat Departemen Perdagangan AS mengaku akan memperketat pembatasan ekspor yang diberlakukan pada Rusia sebagai hukuman atas diracunnya Navalny.
Rusia membalas aksi itu dengan memanggil pulang duta besar mereka namun Moskow mengaku ingin mencegah memburuknya hubungan kedua negara.
"Duta Besar Rusia di Washington Anatoly Antonov telah diundang kembali ke Moskow untuk konsultasi yang bertujuan menganalisa apa yang harus dilakukan terkait hubungan dengan AS," ungkap Kementerian Luar Negeri Rusia.
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov mengatakan pihak yang bertanggung jawab atas memburuknya hubungan Rusia dan AS adalah Washington. (AFP/OL-1)
Mengacu terhadap peristiwa di Ukraina pada situasi yang semakin memburuk dalam hubungan antara Rusia dan Barat, menurut Putin, tidak memiliki dasar yang cukup.
Tanker minyak Rusia Altura yang membawa 140.000 ton minyak diserang drone di Laut Hitam. Insiden terjadi di tengah pengetatan sanksi Eropa terhadap armada bayangan.
Intelijen Barat ungkap Rusia kirim drone dan logistik ke Iran.
Laporan intelijen menyebut Rusia mulai mengirim bantuan militer berupa drone hingga logistik ke Iran. Benarkah ini babak baru aliansi mematikan kedua negara?
Rusia disebut menawarkan penghentian bantuan intelijen kepada Iran dengan syarat Amerika Serikat (AS) menghentikan dukungan intelijen kepada Ukraina.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Presiden Donald Trump menyambut Lionel Messi dan Inter Miami di Gedung Putih. Trump puji Messi lebih hebat dari Pele dan sindir Joe Biden. Cek selengkapnya!
WASHINGTON pada Selasa (6/1) memperingati lima tahun penyerbuan massa ke Gedung Capitol AS.
Instalasi Presidential Walk of Fame di Gedung Putih menuai sorotan. Trump pasang plakat bernada tajam, sebut Joe Biden presiden terburuk AS.
AMERIKA Serikat (AS) menyetujui rencana penjualan senjata senilai US$11 miliar kepada Taiwan. Hal ini diumumkan pemerintah Taipei, kemarin.
Departemen Luar Negeri AS kembali mewajibkan penggunaan Times New Roman ukuran 14 poin, membatalkan aturan penggunaan Calibri era Biden.
Pemerintahan Donald Trump memulai proses wawancara ulang terhadap pengungsi yang masuk ke AS di era Biden.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved