Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PANGERAN Harry telah berbicara dengan ayah dan kakaknya setelah dia dan istrinya, Meghan Markle, melontarkan tudingan rasisme di keluarga kerajaan Inggris dalam wawancara dengan Oprah Winfrey. Hal itu diungkapkan sahabat pasangan Harry dan Meghan, Selasa (16/3).
Dalam wawancara dengan Oprah itu, Harry mengungkapkan bahwa ayahnya, Pangeran Charles, telah berhenti mendukung dirinya secara finansial. Bahkan, ayahnya telah berhenti menerima telepon dari dirinya.
Harry juga mengaku hubungannya dengan sang kakak, Pangeran William, juga retak.
Baca juga: Pangeran Philip Keluar dari RS Setelah Empat Pekan Dirawat
Harry dan Meghan, yang memiliki ayah kulit putih dan ibu kulit hitam, kini tinggal di California setelah mundur dari tugas-tugas kebangsawanan Inggris.
Kerajaan Inggris terpukul setelah Harry dan Meghan menuding ada seorang bangsawan yang mempertanyakan warna kulit anak mereka bahkan sebelum dilahirkan.
"Saya telah menghubungi mereka untuk mengetahui kondisi mereka. Harry mengaku telah berbicara dengan kakaknya dan ayahnya," ujar Gayle King, presenter televisi yang merupakan sahabat pasangan itu.
"Informasi yang saya terima adalah pembicaraan itu tidak produktif namun mereka lega karena setidaknya telah mulai berkomunikasi lagi," lanjutnya.
King mengungkapkan Harry dan Meghan mengaku frustasi karena masalah rasisme di keluarga kerajaan Inggris menjadi hal yang disoroti sejak wawancara dengan Oprah itu ditayangkan pada 7 Maret lalu.
"Yang mereka inginkan adalah keluarga kerajaan meminta media untuk berhenti memberitakan hal yang tidak adil, tidak benar, dan memiliki irama rasisme," kata King.
King menambahkan Harry dan Meghan hanya menginginkan kesembuhan dalam hubungan mereka dengan keluarga kerajaan. Meski begitu, Meghan memiliki bukti atas semua tuduhan yang dilontarkannya dalam wawancara dengan Oprah.
Tudingan bahwa keluarga kerajaan Inggris bersikap rasis merupakan krisis terburuk yang melanda keluarga bangsawan Inggris sejak meninggalnya ibunda Pangeran William dan Harry, Putri Diana, pada 1997. (AFP/OL-1)
Pangeran Harry memberikan kesaksian emosional melawan Associated Newspapers.
Pangeran Harry dan sejumlah pesohor seperti Elton John menggugat penerbit Daily Mail atas dugaan pencurian informasi pribadi secara ilegal selama 20 tahun.
Menilik kartu Natal keluarga kerajaan Eropa tahun 2025. Dari Pangeran William hingga Raja Charles, semua mengusung tema keakraban yang santai.
Prince Harry melontarkan sindiran tajam soal politik Amerika Serikat dan Donald Trump saat tampil mengejutkan di The Late Show with Stephen Colbert.
Meghan Markle dan Pangeran Harry melibatkan Archie dan Lilibet dalam kegiatan sosial menyiapkan makanan untuk komunitas Los Angeles bersama OBKLA.
Biografi terbaru mengungkap peringatan tegas Pangeran Philip kepada Pangeran Harry saat mengumumkan pertunangannya dengan Meghan Markle.
Sarah Ferguson, mantan istri Pangeran Andrew, diduga meminta bantuan finansial kepada Epstein setelah sang miliarder divonis atas kasus pelecehan seksual pada 2008.
Sebuah rangkaian surel dari tahun 2010 menunjukkan Pangeran Andrew secara aktif mengundang Jeffrey Epstein, terpidana kasus pelecehan seksual anak, untuk berkunjung ke Istana Buckingham.
ANGGOTA keluarga Kerajaan Inggris, Pangeran Andrew Mountbatten-Windsor dilaporkan meninggalkan kediamannya di Kastil Windsor setelah dikaitkan dengan kasus Jeffrey Epstein.
Indonesia menegaskan komitmen dalam melindungi keanekaragaman hayati dunia melalui penguatan hutan adat, perlindungan satwa liar, dan pemberantasan kejahatan satwa.
Raja Charles III menyampaikan pesan Natal yang menyentuh dari Westminster Abbey. Ia menekankan semangat gotong royong, "digital detox," dan pentingnya kerukunan antarumat beragama.
Pangeran William mengajak putranya, Pangeran George, menjadi relawan di penampungan tunawisma. Kunjungan ini mengulang memori saat William diajak mendiang Putri Diana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved