Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PANGERAN Harry telah berbicara dengan ayah dan kakaknya setelah dia dan istrinya, Meghan Markle, melontarkan tudingan rasisme di keluarga kerajaan Inggris dalam wawancara dengan Oprah Winfrey. Hal itu diungkapkan sahabat pasangan Harry dan Meghan, Selasa (16/3).
Dalam wawancara dengan Oprah itu, Harry mengungkapkan bahwa ayahnya, Pangeran Charles, telah berhenti mendukung dirinya secara finansial. Bahkan, ayahnya telah berhenti menerima telepon dari dirinya.
Harry juga mengaku hubungannya dengan sang kakak, Pangeran William, juga retak.
Baca juga: Pangeran Philip Keluar dari RS Setelah Empat Pekan Dirawat
Harry dan Meghan, yang memiliki ayah kulit putih dan ibu kulit hitam, kini tinggal di California setelah mundur dari tugas-tugas kebangsawanan Inggris.
Kerajaan Inggris terpukul setelah Harry dan Meghan menuding ada seorang bangsawan yang mempertanyakan warna kulit anak mereka bahkan sebelum dilahirkan.
"Saya telah menghubungi mereka untuk mengetahui kondisi mereka. Harry mengaku telah berbicara dengan kakaknya dan ayahnya," ujar Gayle King, presenter televisi yang merupakan sahabat pasangan itu.
"Informasi yang saya terima adalah pembicaraan itu tidak produktif namun mereka lega karena setidaknya telah mulai berkomunikasi lagi," lanjutnya.
King mengungkapkan Harry dan Meghan mengaku frustasi karena masalah rasisme di keluarga kerajaan Inggris menjadi hal yang disoroti sejak wawancara dengan Oprah itu ditayangkan pada 7 Maret lalu.
"Yang mereka inginkan adalah keluarga kerajaan meminta media untuk berhenti memberitakan hal yang tidak adil, tidak benar, dan memiliki irama rasisme," kata King.
King menambahkan Harry dan Meghan hanya menginginkan kesembuhan dalam hubungan mereka dengan keluarga kerajaan. Meski begitu, Meghan memiliki bukti atas semua tuduhan yang dilontarkannya dalam wawancara dengan Oprah.
Tudingan bahwa keluarga kerajaan Inggris bersikap rasis merupakan krisis terburuk yang melanda keluarga bangsawan Inggris sejak meninggalnya ibunda Pangeran William dan Harry, Putri Diana, pada 1997. (AFP/OL-1)
Pangeran Harry dan sejumlah pesohor seperti Elton John menggugat penerbit Daily Mail atas dugaan pencurian informasi pribadi secara ilegal selama 20 tahun.
Menilik kartu Natal keluarga kerajaan Eropa tahun 2025. Dari Pangeran William hingga Raja Charles, semua mengusung tema keakraban yang santai.
Prince Harry melontarkan sindiran tajam soal politik Amerika Serikat dan Donald Trump saat tampil mengejutkan di The Late Show with Stephen Colbert.
Meghan Markle dan Pangeran Harry melibatkan Archie dan Lilibet dalam kegiatan sosial menyiapkan makanan untuk komunitas Los Angeles bersama OBKLA.
Biografi terbaru mengungkap peringatan tegas Pangeran Philip kepada Pangeran Harry saat mengumumkan pertunangannya dengan Meghan Markle.
Hubungan Pangeran William dan Pangeran Harry yang telah membeku selama bertahun-tahun, tampaknya mulai menunjukkan tanda-tanda pencairan.
Indonesia menegaskan komitmen dalam melindungi keanekaragaman hayati dunia melalui penguatan hutan adat, perlindungan satwa liar, dan pemberantasan kejahatan satwa.
Raja Charles III menyampaikan pesan Natal yang menyentuh dari Westminster Abbey. Ia menekankan semangat gotong royong, "digital detox," dan pentingnya kerukunan antarumat beragama.
Pangeran William mengajak putranya, Pangeran George, menjadi relawan di penampungan tunawisma. Kunjungan ini mengulang memori saat William diajak mendiang Putri Diana.
Departemen Kehakiman AS merilis ribuan dokumen Jeffrey Epstein. Termasuk foto Andrew Mountbatten-Windsor bersama sejumlah perempuan dan Ghislaine Maxwell.
Andrew Mountbatten-Windsor resmi kehilangan seluruh gelar kerajaan, termasuk Order of the Garter dan Royal Victorian Order, atas perintah Raja Charles III.
Raja Charles resmi mencabut gelar Pangeran Andrew dan memerintahkannya keluar dari Royal Lodge di Windsor, buntut skandal Epstein yang kembali mencuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved