Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat mengungkapkan hasil awal penyelidikan terhadap kebakaran mesin pesawat United Airlines pada penerbangan dari Denver ke Honolulu.
Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS mengatakan, kelelahan logam pada bilah kipas kemungkinan menjadi penyebab kebakaran pada mesin United Airlines Boeing 777-200 tersebut.
Ketua Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) Robert Sumwalt mengatakan, penilaian awal menunjukkan kerusakan itu konsisten dengan kelelahan logam. Bilah kipas tersebut diperiksa pada Selasa (23/2) di laboratorium Pratt & Whitney di bawah pengawasan penyelidik NTSB.
Sumwalt menUTURKAN tidak jelas apakah kegagalan mesin PW4000 hari Sabtu konsisten dengan kerusakan mesin lain pada penerbangan United menuju Hawaii lainnya pada Februari 2018 yang dikaitkan dengan patah akibat kelelahan pada bilah kipas.
“Yang penting kita benar-benar memahami fakta, keadaan, dan kondisi di sekitar peristiwa khusus ini sebelum kita dapat membandingkannya dengan peristiwa lain,” kata Sumwalt.
Dalam insiden lain pada jenis mesin yang sama di Japan Airlines 777 pada Desember 2020, Badan Keselamatan Transportasi Jepang melaporkan menemukan dua bilah kipas yang rusak, satu dengan retak kelelahan logam.
Baca juga : Warga Myanmar Demo di KBRI, Kemlu Bantah Dukung Pemilu Baru
Federal Aviation Administration (FAA) berencana untuk segera mengeluarkan arahan kelaikan udara darurat yang akan memerlukan pemeriksaan lanjutan pada bilah kipas untuk mengetahui kelelahan.
Setelah kegagalan mesin United Februari 2018 dikaitkan dengan kelelahan bilah kipas, FAA memerintahkan inspeksi setiap 6.500 siklus.
Sumwalt mengatakan, insiden United tidak dianggap sebagai kerusakan mesin yang tidak terkendali karena cincin penahanan berisi bagian-bagian saat mereka terbang keluar.
“Ada kerusakan ringan pada badan pesawat tetapi tidak ada kerusakan struktural,” katanya.
NTSB juga akan melihat mengapa penutup mesin terpisah dari pesawat dan juga mengapa ada kebakaran meskipun ada indikasi bahan bakar ke mesin telah dimatikan.
Mesin Pratt & Whitney terbakar tak lama setelah lepas landas dengan United Airlines Boeing 777-200, selama penerbangan dari Denver ke Honolulu, dengan 231 penumpang dan 10 awak di dalamnya. Pilot mengeluarkan panggilan mayday dan kembali ke Denver. (The Guardian/OL-7)
Daftar maskapai paling sering delay di dunia sepanjang 2025. Ryanair, easyJet, Frontier hingga JetBlue mencatat tingkat keterlambatan tertinggi.
Pembukaan rute ini dinilai semakin memperkuat konektivitas Jawa Tengah dengan Jawa Barat dan Jawa Timur.
Penyesuaian TBA dinilai penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem industri penerbangan
Mukhtara Air merupakan maskapai bagian dari Manazil Al Mukhtara Company Holding, perusahaan yang berbasis di Madinah, Arab Saudi.
Keempat maskapi tersebut adalah Lion Air, Airfast Indonesia, Sriwijaya Air, dan NAM Air.
Program ini juga menjadi wujud dukungan terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik ramah lingkungan di Indonesia.
Pesawat Southwest Airlines mengalami penurunan ketinggian secara mendadak setelah lepas landas di LA. Insiden itu membuatnya hampir bertabrakan dengan pesawat lain.
Tak hanya berkaitan dengan gaya, memilih pakaian yang tepat bisa memberikan kamu pengalaman terbang yang menyenangkan dan aman.
Dua orang ditemukan tewas di kompartemen roda pesawat JetBlue yang terbang dari New York City, setelah mendarat di Bandara Fort Lauderdale-Hollywood International pada Senin malam.
Asosiasi Penerbangan Jerman (BDL) mencatat, di sepanjang 2024, ada 334 korban tewas di seluruh dunia akibat kecelakaan penerbangan sipil.
Sebuah pesawat milik maskapai Etihad Airways yang berencana bertolak dari Bandara Melbourne mengalami pecah ban hingga akhirnya batal lepas landas.
Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengatakan pesawat terbang yang jatuh pada pekan lalu adalah karena terkena tembakan dari darat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved