Selasa 23 Februari 2021, 13:49 WIB

Khamenei : Iran Bisa Memperkaya Uranium Hingga 60%

Nur Aivanni | Internasional
Khamenei : Iran Bisa Memperkaya Uranium Hingga 60%

KHAMENEI.IR / AFP
Pemimpi tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan Iran bisa meningkatkan pengayaan uranium hingga 60% jika diperlukan.

 

PEMIMPIN tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Senin (22/2), mengatakan bahwa negaranya bisa meningkatkan pengayaan uranium hingga 60% jika diperlukan.

Pernyataan Ayatollah Ali Khamenei datang menjelang tenggat waktu yang ditetapkan oleh parlemen Iran untuk membatasi beberapa inspeksi oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA), kecuali sanksi AS dicabut pada Minggu.

Kemudian, Duta Besar Iran untuk Badan PBB, Kazem Gharibabadi, mengatakan pembatasan baru akan berlaku mulai tengah malam (20.30 GMT). "Instruksi yang diperlukan telah dikeluarkan untuk fasilitas nuklir," katanya.

"Kami akan bertindak ke titik yang dibutuhkan dan negara mengharuskan. Kami bisa meningkatkan pengayaan hingga 60 persen untuk propelan nuklir dan keperluan lainnya," kata Khamenei.

Itu akan jauh melampaui batas 3,67% yang diterima Iran berdasarkan kesepakatan 2015, tetapi masih kurang dari 90% atau lebih yang dibutuhkan untuk sebuah bom atom.

"Republik Islam tidak akan mundur pada masalah nuklir dan akan terus melanjutkan apa yang dibutuhkan negara untuk hari ini dan besok," kata Khamenei.

Dia pun menekankan bahwa Amerika Serikat adalah pihak yang telah meninggalkan kesepakatan tersebut dan menekankan bahwa penangguhan komitmen Iran masih dapat dibatalkan, jika Washington kembali ke komitmennya sendiri. (AFP/Nur/OL-09)

Baca Juga

Dok Asianet.it

Bangladesh Buka Sekolah Kembali Mulai 30 Maret 2021

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 28 Februari 2021, 23:47 WIB
Pemerintah menginstruksikan penutupan lembaga pendidikan nasional sejak 17 Maret tahun lalu sebagai bagian dari upaya menghentikan...
Dok dw.com

Sumbangan Vaksin Romania Diberangkatkan ke Moldova

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 28 Februari 2021, 23:04 WIB
Pada Desember 2020, Presiden Romania Klaus Iohannis mengatakan Bucharest akan menyumbangkan 200.000 dosis vaksin untuk Moldova, sebagai...
AFP/YE AUNG THU

Polisi Myanmar Tewaskan Seorang Demonstran

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 28 Februari 2021, 22:59 WIB
Polisi dan juru bicara dewan militer yang berkuasa tidak menanggapi permintaan komentar melalui panggilan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya