Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM percakapan telepon dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Kamis pagi waktu Beijing, Presiden China Xi Jinping menegaskan bahwa persoalan Taiwan dan isu-isu menyangkut Hong Kong dan Xinjiang merupakan urusan internal negaranya.
Persoalan tersebut merupakan bagian dan kedaulatan dan integritas teritorial China sehingga sudah seharusnya pihak AS menghormati kepentingan China, demikian Xi.
Ia juga menekankan bahwa dalam menghadapi situasi global yang tidak pasti ini, China dan AS memikul tanggung jawab bersama sebagai anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Kedua belah pihak, lanjut pucuk pimpinan Partai Komunis China (CPC) itu, harus bersama-sama menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia-Pasifik dan mendukung perdamaian dunia.
Xi menggarisbawahi bahwa restorasi dan peningkatan hubungan China-AS menjadi sangat penting dalam pembangunan internasional selama lebih dari setengah abad.
Baca juga: Joe Biden Hubungi Presiden Tiongkok untuk Pertama Kalinya
Meskipun penuh liku, Xi menambahkan bahwa hubungan kedua negara harus tetap ditingkatkan guna memberikan manfaat yang lebih besar bagi kedua negara dan berkontribusi di dunia global.
Xi menekankan bahwa China dan AS justru mendapatkan manfaat melalui kerja sama dan mengalami kerugian dengan berkonfrontasi.
Hanya kerja sama menjadi pilihan terbaik bagi kedua negara, demikian Xi sebagaimana rilis yang diterima ANTARA Beijing.
"Anda tadi mengatakan bahwa Amerika dapat mendefinisikan satu kata: 'posibilitas'. Kami berharap posibilitas akan menjadi poin penting dalam meningkatkan relasi China-AS," ujar Xi yang juga pemimpin tertinggi Komisi Militer Pusat China (CMC) itu.
Pada saat Biden menjabat Wakil Presiden dari Barack Obama, Xi sempat bertemu. Namun percakapan telepon pada Kamis pagi itu merupakan yang pertama kalinya bagi kedua pemimpin negara ekonomi terbesar di dunia itu bisa berbicara satu sama lain sejak Biden dilantik sebagai Presiden AS pada 20 Januari 2021.
Melalui saluran telepon itu, Biden menyampaikan ucapan Tahun Baru Imlek, sedangkan Xi menyampaikan selamat atas pelantikan Biden.
Biden menganggap China memiliki sejarah yang panjang dan budaya yang besar serta jumlah penduduknya yang sangat besar.
Menurut dia, AS dan China harus menghindari konflik dan bekerja bersama dalam perubahan iklim dan isu-isu lainnya.
Pihak AS, lanjut dia, bersiap membangun dialog dengan pihak China didasari semangat saling menghormati, saling pengertian, dan menghindari kesalahan komunikasi.
Kedua kepala negara sepakat percakapan telepon tersebut dapat memberikan sinyal positif kepada dunia dan kedua pihak akan menjalin komunikasi yang erat.(OL-4)
Perusahaan-perusahaan pertahanan terbesar di Amerika Serikat telah sepakat untuk melipatgandakan produksiĀ empat kali lipat.
Menlu Tiongkok Wang Yi kecam perang di Timur Tengah dan desak AS kelola hubungan bilateral. Beijing tegaskan aliansi dengan Rusia tetap kokoh di tengah krisis global.
Kegiatan ini dilaksanakan guna menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab sosial mahasiswa Indonesia bukan hanya di Tiongkok melainkan pula di tanah air.
Laporan CNN menyebut Tiongkok mulai alihkan dukungan finansial dan komponen rudal ke Iran. Simak analisis dampak geopolitik dan keterlibatan Rusia
Jubir NPC Tiongkok Lou Qinjian tegaskan tak ada negara boleh dominasi urusan internasional. Simak poin penting sidang parlemen Tiongkok 2026 di sini.
Wang mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan bin Abdullah bahwa ia menghargai sikap menahan diri Riyadh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved