Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KANSELIR Jerman Angela Merkel, Senin (1/2), membela lambatnya kampanye vaksinasi covid-19 Uni Eropa dengan mengatakan ada alasan mengapa vaksinasi di blok itu lebih lambat dari sejumlah negara lainnya.
Berbicara selepas KTT vaksinasi Uni Eropa, Merkel kembali berjanji bahwa semua warga Jerman akan telah menerima suntikan vaksin covid-19 pada akhir September.
Merkel menghadiri KTT daring yang digelar seiring kecaman pada lambatnya kampanye vaksinasi covid-19 di Uni Eropa yang meningkatkan tekanan pada para pemimpin blok beranggotakan 27 negara itu.
Baca juga: Ramaphosa Klaim Afsel Sudah Lewati Puncak Gelombang Kedua Covid-19
"Benar, bahwa di sejumlah area kecepatan vaksinasi covid-19 lambat. Namun ada alasan mengapa hal itu terjadi," ujar Merkel di Berlin.
Merkel mengakui bahwa Amerika Serikat, Israel, dan Inggris jauh lebih maju dalam kampanye vaksinasi covid-19 mereka.
Namun, dia menegaskan bahwa Uni Eropa sengaja tidak terburu-buru demi meraih kepercayaan publik terhadap vaksinasi.
Uni Eropa, imbuhnya, juga harus melakukan negosiasi panjang dengan perusahana farmasi untuk memastikan mereka bertanggung jawab atas vaksin buatan mereka.
Selain itu, tambahnya, Uni Eropa juga memilih untuk tidak mengorbankan perlindungan data mereka. Hal itu mengacu pada keespakatan antara Israel dan Pfizer-BioNTech yang menukar data vaksinasi dengan pengiriman vaksin.
Media massa Jerman dengan keras mengecam lambatnya kampanye vaksinasi covid-19 di Uni Eropa dengan harian Bild menyebut hal itu sebagai bencana. (AFP/OL-1)
Menteri tersebut menggemakan pernyataan Kanselir Friedrich Merz yang menyebut konflik di Timur Tengah “bukan perang Jerman.”
Merz juga menegaskan kembali penolakannya untuk mengirim kapal perang Jerman ke Selat Hormuz.
Presiden AS Donald Trump memicu kontroversi dengan menyeret NATO ke konflik Selat Hormuz. Jerman dan Inggris ragu, sementara ancaman ranjau Iran kian nyata.
Jerman pastikan tidak bergabung dalam misi militer di Selat Hormuz. Menlu Johann Wadephul tegaskan Berlin pilih solusi negosiasi ketimbang keterlibatan tempur.
Pelayaran jarak jauh ini bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan ujian nyata bagi kesiapan teknis kapal KRI Canopus-936 dalam menghadapi berbagai kondisi laut internasional.
Obligasi pemerintah Inggris telah mengalami kenaikan yang cukup dramatis sejak krisis ini dimulai.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved