Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Minggu (31/1), mengumumkan telah menunjuk dua kuasa hukum baru yang akan memimpin tim pembelanya di sidang pemakzulan kedua.
Pengumuman itu diungkapkan Trump sehari setelah media massa AS melaporkan sejumlah kuasa hukum meninggalkan tim mantan presiden dari Partai Demokrat, kurang dari sepekan sebelum sidang pemakzulan di Senat AS.
Trump, dalam sebuah pernyataan resmi, mengatakan David Schoen dan Bruce L Castor, Jr akan memimpin tim legalnya.
Baca juga: Jelang Sidang Pemakzulan, Trump Ditinggalkan Pengacaranya
Castor, sepanjang kariernya, fokus pada hukum kriminal. Adapuun Schoen mengkhususkan diri pada sidang hak sipil di Alabama dan pengadilan kriminal, termasuk kejahatan kerah putih, di New York.
Trump, yang lengser pada 20 Januari lalu, menghadapi sidang pemakzulan setelah dituding bertanggung jawab memicu aksi penyerangan terhadap Gedung Capitol dalam upaya mengemblok pengesahan kemenangan Joe Biden dalam pemilu AS.
Pengadilan itu bersejarah karena itu merupakan pengadilan pemakzulan kedua yang dihadapi Trump selama masa jabatannya dan merupakan sidang pemakzulan pertama yang dihadapi mantan presiden AS.
Schoen telah melakukan kerjanya bersama tim kuasa hukum Trump. Dirinya dan Castor sepakat bahwa upaya pemakzulan Trump tidak konstitusional.
CNN melaporkan bahwa lima kuasa hukum, termasuk dua orang yang disebut akan memimpin tim Trump, mengundurkan diri setelah tidak sepakat mengenai strategi pembelaan dengan miliarder itu.
Trump disebut bersikeras melanjutkan tudingan bahwa terjadi kecurangan besar-besaran dalam pemilu ketimbang mempertanyakan soal legalitas pemakzulan terhadap presiden yang telah lengser. (AFP/OL-1)
Iran menegaskan belum ada negosiasi langsung dengan AS dan menyebut kontak baru sebatas mediator, memukul klaim Washington soal diplomasi.
Trump mengklaim Iran mengirim 20 kapal tanker minyak ke AS lewat Selat Hormuz sebagai tanda hormat, di tengah negosiasi yang disebut makin dekat.
Aksi No Kings yang ketiga sekaligus terbesar berlangsung pada 28 Maret 2026 di Amerika Serikat. Menurutnya, para demonstran memandang kebijakan pemerintahan Trump
AKSI protes besar-besaran menentang pemerintahan Presiden Donald Trump kembali berlangsung di berbagai kota di Amerika Serikat dalam gelombang demonstrasi bertajuk No Kings.
DEPARTEMEN Pertahanan Amerika Serikat tengah merancang skenario serangan darat ke Iran untuk beberapa pekan di tengah pengerahan personel AS ke Timur Tengah.
Gerakan No Kings mengguncang Amerika Serikat setelah aksi massa serentak digelar di lebih dari 3.300 titik di seluruh 50 negara bagian pada Sabtu (28/3).
PERWAKILAN Demokrat Al Green dari Texas mengatakan ia baru saja mengajukan Pasal-Pasal Pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump atas dugaan ancaman pembersihan etnis di Gaza.
EKS Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terbang tetap membantah bersalah dalam kasus yang jika terbukti dapat membuatnya dipenjara puluhan tahun.
Otoritas federal AS dan Kepolisian Capitol memperingatkan bahwa orang-orang yang terkait dengan kelompok milisi telah membahas serangan 4 Maret kepada Partai Demokrat.
Pimpinan minoritas Senat AS dari Partai Republik Mitch McConnell menyampaikan teguran pedas terhadap Donald Trump pada Sabtu (13/2), meskipun memberikan suara membebaskan Trump.
Donald Trump selamat dari persidangan pemakzulan kedua pada Sabtu (13/2). Senat AS membebaskannya atas tuduhan penghasutan penyerangan Gedung Capitol AS.
Tindakan Trump tidak melanggar hukum karena sesuai dengan Amandemen Pertama Konstitusi AS yang menjamin hak untuk kebebasan berbicara
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved