Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
APARAT penegak hukum Amerika Serikat (AS) menemukan instruksi pembuatan bom di dalam rumah seorang anggota kelompok ekstremis Proud Boys, yang didakwa berpartisipasi dalam pengepungan Gedung Capitol di Washington, pada 6 Januari 2021, kata jaksa penuntut dalam pemberkasan pengadilan. pada Jumat (29/1).
Dominic Pezzola, 43, memiliki "petunjuk pembuatan senjata dan bom" pada perangkat penyimpan data yang ditemukan di dalam rumahnya di dekat Rochester, New York, kata jaksa seraya mengatakan dalam sebuah pernyataan singkat bahwa Pezzola harus dipenjara selama menunggu persidangan.
Lebih dari 135 orang telah ditangkap sejauh ini sehubungan dengan pelanggaran 6 Januari oleh pendukung Presiden Donald Trump, yang menewaskan lima orang dan memaksa anggota Kongres bergegas lari ke tempat aman.
Secara terpisah, Biro Investigasi Federal (FBI) pada Jumat mengatakan bom yang ditemukan di markas Komite Nasional Demokrat dan Republik di Capitol Hill ditempatkan di sana malam sebelum serangan itu. FBI meningkatkan hadiah untuk informasi tentang insiden itu hingga 100.000 dolar.
Pezzola, yang dikenal sebagai "Spaz" bagi rekan-rekannya, "menimbulkan bahaya serius bagi komunitas dan risiko penerbangan yang serius," kata pernyataan itu.
Pengacara Pezzola, Mike Scibetta, tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Pezzola ditangkap di New York. Dia didakwa melakukan perusakan properti pemerintah dan menghalangi persidangan resmi dan dapat menghadapi dakwaan tambahan.
Pemberkasan pengadilan, mengutip unggahan media sosial, mengatakan Pezzola adalah salah satu perusuh pertama yang memasuki Capitol. Jaksa penuntut mengatakan dia menggunakan tameng polisi untuk memecahkan jendela, memungkinkan pengunjuk rasa lain memasuki gedung.
Begitu berada di dalam gedung Capitol, Pezzola mengejar seorang petugas polisi menaiki tangga dekat pintu masuk ruang Senat, dan mengisap cerutu sambil membual di video tentang serangan itu, kata jaksa penuntut. (Ant/OL-09)
BADAN Keamanan Nasional atau National Security Agency (NSA) Amerika Serikat (AS) telah mengumumkan pembentukan pusat keamanan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Joe Biden menuding lawannya dari Partai Republik, Donald Trump akan menghancurkan negaranya jika terpilih pada pemilihan presiden 2024.
KETUA UMUM Partai Golkar Airlangga Hartarto dinilai memiliki peluang untuk dapat menjadi wakil presiden dalam pilpres 2024 mendatang.
Kedua kubu, Partat Demokrat dan Republik, kemungkinan akan memanfaatkan teknologi yang murah, mudah diakses, dan canggih ini, untuk menjangkau pemilih.
Ron DeSantis mengumumkan tawarannya untuk nominasi presiden dari Partai Republik 2024 dalam obrolan Twitter yang disiarkan langsung dengan pemilik platform miliarder Elon Musk.
MANTAN Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghabiskan hampir tujuh jam menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam sebuah gugatan di New York yang menuduhnya melakukan penipuan.
Kementerian Warisan Budaya Iran melaporkan 108 situs bersejarah rusak akibat serangan AS-Israel, termasuk Istana Golestan di Teheran dan situs UNESCO di Isfahan.
Laporan intelijen AS mengungkap struktur kekuasaan Iran makin tangguh di bawah IRGC meski Pemimpin Tertinggi tewas. Simak analisis dampak serangan 28 Februari.
Pemerintahan Donald Trump dilaporkan ingin singkirkan Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel. AS tutup pintu diplomasi selama Diaz-Canel menjabat. Cek detailnya!
Teheran sebut laporan komunikasi dengan AS sebagai "kebohongan murni". Menlu Abbas Araghchi tegaskan Iran tidak pernah meminta gencatan senjata sejak perang pecah.
Ali Larijani kirim surat terbuka kepada pemimpin dunia Islam. Iran minta negara-negara Muslim tinjau ulang sikap di tengah perang lawan AS-Israel.
Tiongkok merespons permintaan Donald Trump terkait pengamanan Selat Hormuz. Beijing desak penghentian operasi militer dan fokus pada stabilitas ekonomi global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved