Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah wabah korona yang meolanda dunia, di Irak kini muncul wabah flu burung. Wabah ini telah menewaskan puluhan ribu ayam di sebuah provinsi pedesaan di utara ibu kota Irak. Pihak berwenang kini sedang berjuang menghentikan penyebarannya.
Dekat Kota Samarra, sekitar 100 kilometer (60 mil) utara Baghdad, kandang milik Haytham al-Hamash telah menjadi kuburan bagi ribuan ekor ayam. Sejumlah para pekerja mengenakan masker terlihat memilih unggas mati yang sekarat dan melemparkannya ke sebuah truk.
"Saat ini, ayam sedang sekarat dan kami tidak bisa berbuat apa-apa untuk mereka," kata Hamash kepada AFP.
Kandangnya kini dikelilingi parit darurat untuk mencegah ayam yang terinfeksi melarikan diri, saat dokter hewan bersetelan putih memeriksa kawanan yang tersisa.
Wabah flu burung di provinsi utara Salahaddin dimulai pada Kamis lalu. “Hingga Jumat, setidaknya 60.000 ayam telah tertular, “ kata gubernur provinsi tersebut.
Peternak ayam di Samarra mengklaim kerugian mereka jauh lebih tinggi.
"Kami kehilangan hampir 190.000 ayam," kata Hamash.
Peternak lain, Fuad Barhan, mengklaim pihak berwenang tidak dapat membantu mereka.
“Kami sudah ke kementerian kesehatan dan mereka tidak memberikan apa-apa. Vaksin H5 tidak tersedia. Jadi ayam-ayamnya dibiarkan mati begitu saja,” ujarnya.
Kementerian pertanian Irak pada Senin (18/1) mengatakan, ayam-ayam itu telah terkontaminasi oleh unggas asing liar.
"Ayam diisolasi, toko-toko disterilkan dan kami menutup daerah itu. Tentu saja kami mengambil tindakan untuk membatasi masuknya ayam Samarra ke provinsi lain," kata juru bicara kementerian Hameed Nayef.
"Tidak ada vaksin untuk flu burung di Irak karena penyakit ini tidak menyebar setiap tahun. Tahun lalu, kami tidak melihat adanya wabah, tapi dua tahun lalu, jumlahnya jauh lebih besar dari tahun ini," tambah Nayef.
Khawatir penyebaran flu burung, pihak berwenang di wilayah otonom Kurdi di utara negara itum telah melarang impor ayam dari selatan dan menutup peternakan ayam mereka sendiri. Pada Kamis (15/1) lalu, Badan Pengawasan Makanan Hongaria juga telah memerintahkan pemusnahan ratusan ribu ekor ayam karena wabah flu burung, di negara tersebut. Pekan sebelumnya, pemerintah India juga memusnahkan ratusan ribu unggas yang terjangkit flu burung. (AFP/M-4)
Keempat penyakit tersebut adalah Avian Influenza (flu burung), Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV), Super Flu, dan infeksi virus Nipah.
WHO terus memantau sejumlah penyakit infeksi paru berat seperti flu burung, MERS, influenza berat, dan virus Nipah yang berisiko tinggi bagi kesehatan global.
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
Tes laboratorium memastikan angsa-angsa itu mati karena penyakit yang sangat patogen strain H5N1 dari H5 virus flu burung.
Pemerintah pusat mengadakan pertemuan dengan para menteri terkait di Tokyo untuk memastikan kerja sama yang erat antar instansi dalam menangani kasus flu burung yang merebak di Hokkaido.
Epidemiolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, mengatakan virus influenza D memiliki karakteristik zoonosis seperti Flu Burung atau virus Nipah.
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
AS instruksikan warga dan personel misi berlindung di Irak akibat ancaman milisi pro-Iran. Ketegangan meningkat di Libanon, Israel serang target Hizbullah di Beirut.
Serangan udara menghantam pangkalan Jurf al-Sakher di Irak Selatan, menewaskan dua orang. Serangan terjadi di tengah eskalasi konflik AS, Israel, dan Iran.
Irak ingin mengakhiri ketergantungan energi negaranya terhadap Iran pada 2028. Pasokan gas dari Teheran senilai sekitar US$4 miliar per tahun.
RENCANA kehadiran Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdamaian Gaza di Mesir pada Senin (13/10) dibatalkan pada detik-detik terakhir.
PADA Desember 2002, edisi khusus bertajuk Behind the Invasion of Iraq diterbitkan oleh Monthly Review Press. Penerbitan itu beberapa bulan sebelum invasi AS ke Irak benar-benar terjadi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved