Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM pakar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Kamis (14/1), tiba di Wuhan, Tiongkok, untuk memulai pencarian asal penyakit covid-19.
Ke-10 ilmuwan itu harus menjalani masa karantina selama dua pekan sebelum bisa memulai kerja mereka di Wuhan.
Covid-19 pertama kali dideteksi di Wuhan, Tiongkok, pada akhir 2019 dan kini telah menyebar ke berbagai penjuru dunia, menewaskan hampir 2 juta orang, menginfeksi puluhan juta orang, dan menghantam perekonomian global.
Baca juga: Angka Covid-19 Kembali Naik, Kuba Tutup Sekolah
Stasiun televisi pemerintah Tiongkok, CGN, memperlihatkan pesawat yang membawa tim WHO itu dari Singapura disambut oleh otoritas Tiongkok yang mengenakan APD.
Kedatangan tim itu terjadi saat lebih dari 20 juta orang di-lockdown di utara Tiongkok dan satu provinsi menyatakan keadaan darurat.
Tiongkok, sejauh ini, telah berhasil mengendalikan pandemi dengan memberlakukan lockdown ketat dan pengujian massal. Beijing menyebut kebangkitan ekonomi mereka terjadi berkat kepemimpinan kuat Partai Komunis.
Namun, sebanyak 138 kasus baru covid-19 dilaporkan oleh Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok, tertinggi dalam 24 jam, sejak Maret tahun lalu. (AFP/OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
WHO menyebut vaksin influenza generasi baru berpotensi mencegah hingga 18 miliar kasus flu dan menyelamatkan 6,2 juta nyawa hingga 2050 dengan perlindungan yang lebih luas dan tahan lama.
Virus Nipah adalah virus zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia. Selain melalui kontak langsung dengan hewan, virus ini juga dapat menyebar melalui makanan yang terkontaminasi.
Prof. Tjandra Yoga Aditama ingatkan kewaspadaan terhadap Flu Burung, MERS-CoV, Super Flu, & Virus Nipah. Simak risiko dan data terbaru WHO 2026 di sini.
Mengonsumsi ikan akan memberi energi, protein dan berbagai jenis nutrien yang penting bagi kesehatan.
Tiga tinjauan Cochrane yang ditugaskan WHO mengungkap potensi besar obat GLP-1 untuk penurunan berat badan, namun pakar peringatkan risiko jangka panjang.
WHO terus memantau sejumlah penyakit infeksi paru berat seperti flu burung, MERS, influenza berat, dan virus Nipah yang berisiko tinggi bagi kesehatan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved