Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Kesehatan Hewan Dunia (OIE) mengungkapkan Senegal melaporkan wabah flu burung H5N1 yang sangat patogen pada peternakan unggas.
“Wabah yang terjadi di wilayah Thies di timur ibu kota Dakar, telah membunuh 58.000 burung dari 100.000 kawanan unggas, dengan sisa hewan dimusnahkan,” kata OIE mengutip laporan dari layanan veteriner Senegal.
H5N1, sejenis virus influenza, menyebabkan penyakit pernapasan yang sangat menular dan parah pada burung yang disebut avian influenza atau flu burung.
Baca juga: Karena Flu Burung, Prancis akan Musnahkan 600 Ribu Unggas
Manusia kadang-kadang dapat tertular flu burung H5N1, tetapi sulit menular antarmanusia. Ketika manusia terinfeksi virus ini, maka angka kematiannya sekitar 60% menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Infeksi pada manusia sebagian besar terkait dengan kontak dekat dengan unggas yang hidup atau mati karena terinfeksi atau lingkungan yang terkontaminasi H5N1.
Sejauh ini, tidak ada bukti penyakit tersebut dapat menyebar ke manusia melalui makanan yang disiapkan dengan benar dan dimasak dengan matang.(Aljazeera/OL-5)
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
Tes laboratorium memastikan angsa-angsa itu mati karena penyakit yang sangat patogen strain H5N1 dari H5 virus flu burung.
Pemerintah pusat mengadakan pertemuan dengan para menteri terkait di Tokyo untuk memastikan kerja sama yang erat antar instansi dalam menangani kasus flu burung yang merebak di Hokkaido.
Epidemiolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, mengatakan virus influenza D memiliki karakteristik zoonosis seperti Flu Burung atau virus Nipah.
Selandia Baru bersiap menghadapi ancaman flu burung H5N1 dengan memvaksinasi burung langka seperti kakapo.
Kolaborasi bernama BICOLLAB ini berlangsung selama tiga tahun dan bertujuan meningkatkan kemampuan diagnostik, sistem kualitas, dan prosedur biosafety di BBVet Wates.
PELATIH Maroko Walid Regragui meluapkan kekecewaannya terhadap insiden di final Piala Afrika (Afcon 2025), Senin (19/1) WIB, yang berakhir dengan kekalahan tuan rumah Maroko 0-1 dari Senegal.
PENCETAK gol kemenangan Senegal di final Piala Afrika (Afcon) 2026, Pape Gueye, mengungkapkan rasa ketidakadilan justru menjadi pemicu semangat timnya hingga mampu merebut gelar juara.
Final Piala Afrika (AFCON) diwarnai aksi mogok pemain Senegal akibat penalti kontroversial Maroko di masa injury time.
Senegal resmi menjadi juara Piala Afrika (AFCON) setelah mengalahkan Maroko 1-0. Laga diwarnai aksi mogok pemain dan kegagalan penalti kontroversial.
Timnas Senegal memastikan diri melaju ke babak semifinal Piala Afrika (AFCON) 2025 setelah menaklukkan Mali dengan skor tipis Stadion Ibn Batouta, Tangier, Jumat (9/1) malam WIB.
Preview laga perempat final Piala Afrika 2025 antara Mali vs Senegal. Simak analisis statistik, head-to-head, prediksi line-up, dan kondisi tim terkini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved