Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat yang mendaku sebagai negara paling demokratis, tercoreng. Sejumlah media internasional, melaporkan kerusuhan memalukan yang terjadi di US Capitol oleh pendukung Donald, pada hari ini (Kamis, 7/1) di halaman utama mereka. Beberapa judul yang ditampilkan antara lain "Trump membakar Washington", "Demokrasi di Bawah Kepungan", dan "Kudeta Gila".
Sebagian besar pers internasional itu menyalahkan langsung presiden yang baru kalah dalam pemilu lalu itu dan menuduhnya telah mendukung kekerasan.
Tajuk utama The Times di Inggris, menulis “Pendukung Trump menghantam jantung demokrasi Amerika.” Harian itu juga menulis, Demokrat dan Republik sama-sama memakai masker gas dan berlindung di bawah meja, dan para staf bersembunyi di kantor.
The Daily Telegraph dalam headline-nya bertajuk "Demokrasi dalam Kepungan", menulis adegan kekerasan dan kekacauan yang belum pernah terjadi sebelumnya di Washington ketika gerombolan pendukung Trump menyerbu Capitol.
Menurut The Guardian, peristiwa ini merupakan tantangan paling dramatis bagi sistem demokrasi AS sejak perang saudara.
Hari memalukan
“Chaos” dan “Memalukan” adalah kata-kata yang muncul berulang kali di surat kabar utama Eropa untuk menggambarkan peristiwa di Gedung Capitol tersebut.
Surat kabar Die Welt dalam editorial yang ditulis korespondennya Clemens Wergin menyebut peristiwa itu sebagai hari memalukan bagi demokrasi Amerika.
"AS telah mengalami kudeta kekerasan tentatif pertamanya", tulisnya. Ia menyebut presiden (Trump) beserta kebohongannya, dan Partai Republik yang tidak berdaya, bertanggung jawab secara politik atas peristiwa tersebut.
Deutsche Zeitung, bahkan menyebut peristiwa itu dengan judul "Kudeta Gila”. Harian Jerman itu melukiskan rasa malu Washington, sementara di Spanyol, El Pais menulis bahwa Trump telah mendorong kekacauan.
Harian Italia La Repubblica menganalogikan kejadian di AS dengan naiknya diktator Italia Benito Mussolini ke tampuk kekuasaan pada 1920-an.
“Seluruh Amerika menyaksikan dengan ngeri saat padanan The March on Rome (naiknya Mussolini sebagai pemipin fasis Italia) berlangsung di Washington melalui siaran langsung televisi. Invasi Capitol, merupakan serangan terhadap kesakralan demokrasi itu sendiri,” tulis harian itu.
"Trump: a strategy of chaos" menjadi judul di halaman depan harian Liberation di Prancis. Laporan itu diperkuat artikelm lainnya di halaman dalam dengan judul "Trump membakar Washington."
"Serangan Donald Trump terhadap demokrasi Amerika menjadi konkret. Para pendukungnya yang sangat marah karena dipicu pidatonya, berhasil masuk ke Capitol," tulis artikel itu.
"Amerika Serikat telah jatuh seperti halnya negara-negara Amerika Latin", ejek harian O Globo, Brasil.
"Sasarannya adalah Capitol, bukan Menara Kembar, tapi ini juga terorisme," tulis Eliane Cantan de di O Estado de S. Paulo, surat kabar Brasil lainnya. "Terorisme domestik terhadap Capitol, api dikobarkan oleh Presiden Donald Trump sendiri."
Harian Mesir Al-Ahram menulis peristiwa tersebut menunjukkan anjloknya nilai-nilai yang terus-menerus dicoba untuk diekspor AS ke seluruh dunia dan digunakan sebagai alasan untuk ikut campur dalam urusan negara lain. (AFP/M-4)
Tiga uskup agung Katolik AS mengatakan bahwa landasan moral untuk tindakan Amerika di dunia dipertanyakan akibat penggunaan atau ancaman kekuatan militer kembali.
ANCAMAN Donald Trump pada Sabtu (17/1) untuk mengenakan tarif pada delapan negara Eropa kecuali mereka mendukung rencananya untuk membeli Greenland mengejutkan banyak orang.
ANCAMAN perdagangan Trump terhadap pemerintah Eropa terkait Greenland meningkatkan kemungkinan bahwa pemerintah Eropa akan mengurangi kepemilikan aset AS mereka.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
DEWAN Perdamaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut dirinya sebagai badan penjaga perdamaian internasional baru dan keanggotaan tetap tidak akan murah.
PEMERINTAHAN AS meminta negara-negara yang menginginkan tempat tetap di Dewan Perdamaian Gaza untuk menyumbang setidaknya US$1 miliar atau sekitar Rp17 triliun.
Perludem menilai rencana DPR membahas terpisah revisi Undang-Undang Pemilu dan Undang-Undang Pilkada kemunduran demokrasi.
Pilkada langsung adalah bagian integral dari kedaulatan rakyat yang telah menjadi praktik konstitusional mapan pasca-amandemen UUD 1945.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Jamaluddin membacakan bahwa hak kedaulatan rakyat dalam menentukan pemimpin di daerah tidak boleh diganggu gugat demi menjaga legitimasi pemerintahan.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf dinilai bisa tersingkir.
Pilkada langsung selama ini menjadi instrumen penting dalam memperkuat partisipasi publik dan memastikan keterlibatan rakyat dalam menentukan kepemimpinan di daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved