Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
JERMAN mendesak otoritas Uni Eropa (UE) untuk mempercepat persetujuan vaksin covid-19. Kabar itu dilaporkan surat kabar Jerman, Bild, yang mengutip sumber pemerintahan.
Kanselir Jerman Angela Merkel beserta Kementerian Kesehatan Jerman ingin European Medicines Agency (EMA) segera memajukan waktu persetujuan untuk vaksin Pfizer-BioNTech. Dari semula 29 Desember menjadi 23 Desember.
Penundaan dalam persetujuan itu menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan UE untuk bertindak. Adapun kekesalan Jerman semakin besar, karena otoritas bersiap melakukan penguncian sebagian wilayah. Termasuk, menutup sekolah dan kawasan pertokoan.
Baca juga: Wah, Semua Warga Jepang Dapat Vaksin Covid-19 Gratis
Singapura dan Bahrain diketahui telah menyetujui vaksin covid-19 buatan Pfizer-BioNTech. Sementara itu, Kanada mulai memvaksin warganya.
Amerika Serikat (AS) memulai program vaksinasi massal pada Senin waktu setempat. Negara adidaya berharap dapat menghentikan gelombang pandemi covid-19. Kasus kematian akibat covid-19 di AS sudah melampaui 300 ribu orang.
Pekan lalu, EMA menyatakan telah menjadi korban serangan siber. Pfizer-BioNTech mengungkapkan dokumen terkait pengajuan izin sempat diakses secara ilegal selama peretasan.(AFP/OL-11)
Menteri tersebut menggemakan pernyataan Kanselir Friedrich Merz yang menyebut konflik di Timur Tengah “bukan perang Jerman.”
Merz juga menegaskan kembali penolakannya untuk mengirim kapal perang Jerman ke Selat Hormuz.
Presiden AS Donald Trump memicu kontroversi dengan menyeret NATO ke konflik Selat Hormuz. Jerman dan Inggris ragu, sementara ancaman ranjau Iran kian nyata.
Jerman pastikan tidak bergabung dalam misi militer di Selat Hormuz. Menlu Johann Wadephul tegaskan Berlin pilih solusi negosiasi ketimbang keterlibatan tempur.
Pelayaran jarak jauh ini bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan ujian nyata bagi kesiapan teknis kapal KRI Canopus-936 dalam menghadapi berbagai kondisi laut internasional.
Obligasi pemerintah Inggris telah mengalami kenaikan yang cukup dramatis sejak krisis ini dimulai.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved