Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 tidak akan menghalangi Santa Claus melakukan perjalanan keliling dunai untuk membagikan hadiah saat Natal karena dia kebal covid-19. Hal itu diungkapkan seorang pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Senin (14/12).
Petinggi WHO yang memimpin upaya mengatasi pandemi Maria Van Kerkhove, dalam konferensi pers, mengatakan dirinya paham banyak anak yang khawatir covid-19 akan mempengaruhi aktivitas Santa Claus.
"Saya mengerti kekhawatiran mengenai keselamatan Santa karena dia berusia lanjut," kata Van Kerkhove menjawab pertanyaan wartawan menganai apakah tokoh fantasi yang terkenal dengan jenggot putihnya itu berisiko terkena covid-19.
Baca juga: Angka Kematian November di Swedia Tertinggi Sejak Era Flu Spanyol
"Saya bisa mengatakan kepada Anda bahwa Santa Claus kebal covid-19."
"Kami sempat berbincang dengannya dan dia sangat sibuk menjelang Natal ini," lanjut ibu dua anak itu.
Van Kerkhove menambahkan WHO mendapatkan informasi dari sejumlah pemimpun dunia yang mengatakan mereka telah melonggarkan aturan karantina agar Santa bisa memasuki wilayah udara mereka.
"Jadi, dia akan bisa melakukan perjalanan untuk mengirimkan kado untuk anak-anak," tegasnya.
Meski begitu, Van Kerkhove mengingatkan anak-anak untuk menjalankan protokol kesehatan untuk menekan penyebaran covid-19 yang telah menewaskan lebih dari 1,6 juta orang di dunia.
"Saya rasa sangat penting bagi anak-anak di dunia untuk mengerti bahwa menjaga jarak yang dilakukan oleh Santa dan semua anak-anak akan tetap berlaku saat Natal," kata Van Kerkhove.
"Anak-anak harus mematuhi orangtua mereka dan tidur cepat di Malam Natal. Saya pastikan Santa bisa mengirimkan kado kepada anak-anak di dunia," pungkasnya. (AFP/OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, mengatakan untuk penanggulangan kusta perlu diangkat sebagai prioritas nasional.
WHO menyatakan 500 juta perempuan di dunia terkena anemia. Yuk kenali dan ketahui cara mencegahnya.
Indonesia disebut telah mengambil langkah besar melalui pendekatan primary healthcare.
Penerapan konsep UPF secara kaku dan tanpa konteks dikhawatirkan dapat menimbulkan kebingungan konseptual, menstigma produk pangan tradisional yang sejatinya bermanfaat.
Kesehatan mental pelajar semakin memprihatinkan. Data CDC dan WHO menunjukkan tingginya depresi, pikiran bunuh diri, dan kasus bullying pada remaja di sekolah.
WHO akan bekerja sama dengan otoritas Indonesia dan mitra internasional untuk memperkuat layanan kesehatan primer, meningkatkan akses ke layanan berkualitas, termasuk imunisasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved