Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 tidak akan menghalangi Santa Claus melakukan perjalanan keliling dunai untuk membagikan hadiah saat Natal karena dia kebal covid-19. Hal itu diungkapkan seorang pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Senin (14/12).
Petinggi WHO yang memimpin upaya mengatasi pandemi Maria Van Kerkhove, dalam konferensi pers, mengatakan dirinya paham banyak anak yang khawatir covid-19 akan mempengaruhi aktivitas Santa Claus.
"Saya mengerti kekhawatiran mengenai keselamatan Santa karena dia berusia lanjut," kata Van Kerkhove menjawab pertanyaan wartawan menganai apakah tokoh fantasi yang terkenal dengan jenggot putihnya itu berisiko terkena covid-19.
Baca juga: Angka Kematian November di Swedia Tertinggi Sejak Era Flu Spanyol
"Saya bisa mengatakan kepada Anda bahwa Santa Claus kebal covid-19."
"Kami sempat berbincang dengannya dan dia sangat sibuk menjelang Natal ini," lanjut ibu dua anak itu.
Van Kerkhove menambahkan WHO mendapatkan informasi dari sejumlah pemimpun dunia yang mengatakan mereka telah melonggarkan aturan karantina agar Santa bisa memasuki wilayah udara mereka.
"Jadi, dia akan bisa melakukan perjalanan untuk mengirimkan kado untuk anak-anak," tegasnya.
Meski begitu, Van Kerkhove mengingatkan anak-anak untuk menjalankan protokol kesehatan untuk menekan penyebaran covid-19 yang telah menewaskan lebih dari 1,6 juta orang di dunia.
"Saya rasa sangat penting bagi anak-anak di dunia untuk mengerti bahwa menjaga jarak yang dilakukan oleh Santa dan semua anak-anak akan tetap berlaku saat Natal," kata Van Kerkhove.
"Anak-anak harus mematuhi orangtua mereka dan tidur cepat di Malam Natal. Saya pastikan Santa bisa mengirimkan kado kepada anak-anak di dunia," pungkasnya. (AFP/OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Tiga tinjauan Cochrane yang ditugaskan WHO mengungkap potensi besar obat GLP-1 untuk penurunan berat badan, namun pakar peringatkan risiko jangka panjang.
WHO terus memantau sejumlah penyakit infeksi paru berat seperti flu burung, MERS, influenza berat, dan virus Nipah yang berisiko tinggi bagi kesehatan global.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi memasukkan virus Nipah (NiV) ke dalam daftar patogen prioritas yang berpotensi memicu pandemi berikutnya.
DISEASE Outbreak News (DONs) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan laporan resmi meninggalnya pasien akibat infeksi virus Nipah (NiV) di Banglades
LEBIH dari 18.500 pasien di Gaza, Palestina, membutuhkan pengobatan medis khusus yang tidak tersedia di daerah kantong tersebut. Demikian menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
BARU-baru ini outbreak virus Nipah menyebabkan kewaspadaan kesehatan di banyak negara Asia. Infeksi virus Nipah pada manusia menyebabkan berbagai gejala, kenali penularan dan pengobatannya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved