Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
HANYA ada satu orang Iran yang dikenal di Gaza, Palestina. Ialah mantan pengawal pemimpin lama Palestina Yasser Arafat yang kini hanya bisa bermimpi untuk kembali ke kampung halaman.
"Saya hanya ingin keluar dari sini dan mati di Iran," kata Qassem Sheyasi yang dikenal dengan nama panggilan Arabnya, Abu Hashem, kepada AFP. Keterangannya mempertegas bahwa dia tidak ingin lagi berada di Jalur Gaza.
Lemah, miskin, dan duduk di kasur yang diletakkan di lantai, Abu Hashem menjentikkan abu dari rokoknya ke dalam kaleng dengan ketukan lembut di jari telunjuknya saat dia menceritakan awal mula dia bisa terperangkap.
Jauh sebelum dia mendapati dirinya terpaksa mengemis di luar masjid Gaza pada Jumat, Abu Hashem ialah seorang penduduk muda Teheran yang tertarik pada perjuangan Palestina.
Dia meninggalkan ibu kota Iran itu sejak 40 tahun lalu untuk bergabung dengan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) yang dipimpin Arafat. Saat itu basis PLO di Beirut. Ia pun menjadi salah satu dari beberapa kelompok bersenjata dalam perang saudara di Libanon.
"Di Beirut, saya bertemu Abu Ammar (Arafat). Ia meminta saya untuk tinggal bersamanya," kata Abu Hashem, yang kadang-kadang mencampurkan bahasa Arab dengan bahasa Persia.
"Saya menjadi pengawal untuk (Arafat) dan Abu Jihad," kenangnya. Abu Jihad mengacu pada Khalil al-Wazir, mantan kepala sayap militer PLO yang dibunuh oleh pasukan komando Israel di Tunisia pada 1988.
Sumber keamanan Hamas, gerakan Islam yang menguasai Gaza sejak 2007, mengatakan Abu Hashem merupakan satu-satunya orang Iran yang diketahui saat ini berada di wilayah itu.
Umurnya tidak dapat dipastikan. Koran-koran Palestina menyebutkan dia berusia 70 dan dokumen Iran di 78. Tapi, sejauh yang dia ketahui, usianya hampir 100 tahun.
Kotak foto-fotonya yang menguning menceritakan kisah yang lebih jelas. Dalam beberapa foto, dia mengenakan seragam militer dengan punggung tegak dan tampak bugar. Ada pula Arafat memegang erat bahunya dengan kedua tangan. Tapi, Abu Hashem, seorang ahli bahan peledak, mengelak ketika ditanya rincian tentang sifat pekerjaannya untuk Arafat di Beirut.
Ketika Arafat memindahkan PLO dari Beirut ke Tunis pada 1982, Abu Hashem menuju Yaman Utara tempat dia melatih para pejuang Palestina.
Di antara dokumen-dokumennya yaitu paspor Iran yang sudah kedaluwarsa dikeluarkan di Yaman. Ada pula dokumen palsu yang mengidentifikasi dia sebagai pengungsi Palestina.
Setelah Israel dan Palestina menandatangani Perjanjian Oslo yang bersejarah, Arafat mendirikan pangkalan baru di Gaza. Di sini dia membentuk pemerintahan Palestina yang dimulai dengan kontrol atas wilayah dan kota Jericho di Tepi Barat.
Abu Hashem bergabung dengan Arafat di Gaza dan dipromosikan dalam pasukan keamanan Palestina yang masih muda. Dia menikahi tiga wanita dan menjadi ayah dari enam anak.
Putri sulungnya Mona Sheyasi mengatakan dia ingat melihat ayahnya bersama Arafat yang meninggal pada 2004. "Setelah Gaza, dia tidak pernah bepergian lagi," kata anaknya yang berusia 24 tahun itu. Mereka tinggal di rumah yang terbuat dari beton dan timah di samping tempat pembuangan sampah.
Pergerakan ekonomi terbatas di Gaza setelah diblokade Israel sejak 2007. Sebelum pandemi, tingkat kemiskinan di atas 50 persen dan diyakini secara luas telah melonjak dalam beberapa bulan terakhir.
Abu Hashem mengatakan dia masih menerima pensiun dari Palestina sebesar US$460 per bulan. Angka ini hampir tidak cukup untuk menghidupi istri, anak-anak, dan cucu-cucunya.
"Ini memalukan. Saya kehilangan segalanya. Keluarga saya menderita karena kemiskinan," katanya.
Yang memperburuk keadaan Abu Hashem yaitu hubungannya dengan Arafat. Ini karena Hamas merupakan saingan lama dari gerakan Fatah, Arafat, sehingga hampir tidak mungkin bagi Abu Hashem untuk membuat koneksi dengan penguasa Gaza saat ini, meskipun gerakan Islam itu dekat dengan Iran.
Kekurangan uang atau kontak yang kuat, Abu Hashem secara efektif sejatinya seorang tahanan di Gaza. Daerah itu terjepit di antara Israel, Mesir, dan Laut Mediterania.
Keluar melalui Israel, yang menganggap Iran sebagai musuh nomor satu, bukanlah solusi. Perjalanan melalui Mesir akan membutuhkan paspor yang valid dan tidak lagi dimiliki oleh Abu Hashem.
"Bahkan saluran pembuangan Iran lebih baik dari Gaza," katanya. "Bodoh sekali aku tinggal di sini." (OL-14)
Donald Trump kembali mengeraskan sikap terhadap Iran.Trump menyebut pergantian rezim di Teheran sebagai solusi terbaik
Presiden Donald Trump mengancam akan mengerahkan kekuatan militer besar jika negosiasi nuklir dengan Iran gagal. AS kirim kapal induk ke Timur Tengah.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memperingatkan Iran soal konsekuensi sangat traumatis jika gagal mencapai kesepakatan nuklir.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan Teheran tak akan tunduk pada tuntutan berlebihan AS terkait program nuklir, di tengah negosiasi dan meningkatnya ketegangan kawasan.
Iran peringati 47 tahun Revolusi Islam 1979. Presiden Pezeshkian tegaskan menolak agresi AS, namun tetap siap dialog dan verifikasi program nuklir damai.
Presiden Donald Trump menyatakan Iran ingin membuat kesepakatan nuklir baru. Ia memperingatkan Teheran akan "bodoh" jika menolak tawaran tersebut.
PRESIDEN Palestina Mahmoud Abbas mendesak agar seluruh hambatan yang iberlakukan Israel segera dicabut demi memastikan pelaksanaan tahap kedua gencatan senjata di Gaza
Update terbaru Gaza hari ini: 11 warga tewas akibat serangan udara Israel di Jabalia dan Khan Yunis. Cek detail pelanggaran Garis Kuning dan data korban terbaru.
LANGKAH Indonesia bergabung sebagai anggota awal Board of Peace (BoP) dinilai sebagai pisau bermata dua bagi diplomasi nasional.
Operasi evakuasi menghadapi tantangan besar karena minimnya alat berat dan kemampuan teknis yang memadai.
Investigasi Al Jazeera mengungkap dugaan penggunaan bom termobarik dan amunisi tritonal oleh Israel di Gaza. Sebanyak 2.842 warga Palestina dilaporkan hilang sejak 2023.
Indonesia manfaatkan keanggotaan Dewan Perdamaian (BoP) untuk kawal hak Palestina & solusi dua negara. Presiden Prabowo juga akan tekan tarif resiprokal di AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved