Selasa 01 Desember 2020, 16:19 WIB

Di Era Bolsonaro, Deforestasi Amazon Melonjak Tajam

Nur Aivanni | Internasional
Di Era Bolsonaro, Deforestasi Amazon Melonjak Tajam

AFP/Carl De Souza
Foto udara kawasan Hutan Amazon yang terbakar.

 

BENTANGAN luas hutan hujan Amazon yang tujuh kali lebih besar dari Inggris, mengalami kehancuran dalam setahun terakhir.

Deforestasi Amazon melonjak ke level tertinggi di bawah kepemimpinan Presiden Brasil Jair Bolsonaro. Data itu dirilis lembaga antariksa Brasil, Inpe, yang menunjukkan 11.088 km persegi hutan hujan mengalami kerusakan sepanjang Agustus 2019-Juli 2020.

Angka itu tertinggi sejak 2008, atau meningkat 9,5% dari tahun sebelumnya. Carlos Rittl, pecinta lingkungan yang bekerja di Institute for Advanced Sustainability Studies, menilai data itu sungguh memprihatinkan. Bahkan, menjadi tanda kerusakan lingkungan terparah selama kepemimpinan Bolsonaro, yang menjabat pada Januari 2019.

Baca juga: Ronaldinho, Sang Legenda Brasil, Terinfeksi Covid-19

"Area hutan raksasa hilang hanya karena kepemimpinan Bolsonaro. Mereka yang melakukan perusakan tidak merasa takut untuk dihukum," pungkas Rittl.

"Pencapaian besar Bolsonaro dalam hal lingkungan adalah kerusakan hutan yang tragis. Itu mengubah Brasil menjadi salah satu musuh terbesar lingkungan global,” imbuhnya.

Juru Bicara Greenpeace untuk Amazon Cristiane Mazzetti mengatakan bahwa data tersebut lebih buruk dari 2019. "Ini cerminan bahwa kebijakan anti-lingkungan pemerintahan Bolsonaro telah melemahkan lembaga pemantau. Bolsonaro menggunakan strategi yang salah untuk memerangi deforestasi,” papar Mazzetti.

Kelompok Observatório do Clima memandang kerusakan hujan yang melonjak bukan kabar mengejutkan. Apalagi bagi aktivis yang terus memantau kebijakan lingkungan di Brasil sejak Januari 2019.

Baca juga: Gagal Atasi Kebakaran di Amazon, Brasil Ditekan Negara Eropa

"Angka tersebut menunjukkan bahwa rencana Bolsonaro berhasil. Dalam hal memusnahkan kemampuan Brasil dan badan pengawas untuk menjaga hutan dan memerangi kejahatan di Amazon," tegas kelompok tersebut dalam sebuah pernyataan.

Amazon menjadi rumah bagi sekitar tiga juta spesies tumbuhan dan hewan. Terdapat satu juta penduduk asli yang mendiami wilayah hutan hujan itu.

Data terbaru itu menandai laju deforestasi terbesar dari 7.536 km persegi yang diumumkan Inpe pada 2018, sebelum Bolsonaro menjabat. Brasil diketahui menetapkan target memperlambat laju deforestasi menjadi 3.900 km persegi setiap tahun.(Guardian/BBC/OL-11)

 

Baca Juga

MONEY SHARMA/AFP

Aksi Protes terhadap Reformasi Pertanian di India Berujung Bentrok

👤Nur Aivanni 🕔Rabu 27 Januari 2021, 00:12 WIB
Ribuan petani menerobos barikade polisi untuk melakukan aksi protes terhadap reformasi pertanian ke jantung ibu kota...
AFP/Mladen ANTONOV

Parlemen Thailand Dukung Aborsi

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 26 Januari 2021, 23:35 WIB
Namun, parlemen tetap mempertahankan pasal yang akan menghukum pelaku aborsi untuk kehamilan di atas 12...
AFP

Brunei Darussalam Dorong Kerja Sama Maritim

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 26 Januari 2021, 23:30 WIB
Anggota Vasey di Forum Pasifik Asyura Salleh mengharapkan Brunei Darussalam mendorong kerja sama maritim sebagai prioritas untuk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya