Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO), Senin (23/11), mengatakan telah mendapatkan jaminan dari Beijing bahwa tim internasional akan bisa melakukan perjalanan ke Tiongkok untuk menyelidiki binatang yang menjadi asal covid-19.
"Kami telah mendapatkan jaminan dari pemerintah Tiongkok bahwa mereka akan memfasilitasi kunjungan ke lapangan sesegeram mungkin," kata Direktur Kedaruratan WHO Michael Ryan dalam konferensi pers virtual.
"Kita harus bisa mengirimkan tim internasional ke Tiongkok untuk melihat hasil penelitian tim Tiongkok dan memverifikasi data itu di lapangan," imbuhnya.
Baca juga: Queensland akan Cabut Pembatasan Perjalanan ke NSW dan Victoria
Ryan memuji penyelidikan ilmiah yang dilakukan pemerintah Tiongkok namun dia bersikeras tim internasional harus diizinkan datang ke 'Negeri Tirai Bambu' itu agar komunitas internasional bisa memastikan kualitas penyelidikan yang dilakukan.
"Hal itu sangat penting," tegas Ryan.
WHO, selama empat bulan terakhir, berusaha mengirimkan tim internasional yang terdiri dari epidemiologis dan ahli kesehatan binatang ke Tiongkok untuk membantu menyelidiki hewan yang menjadi awal pandemi covid-19 dan bagaimana virus itu bisa menyeberang dari hewan ke manusia.
Ilmuwan, awalnya, menduga virus covid-19 berpindah dari binatang ke manusia di sebuah pasar yang menjual binatang eksotik untuk dimakan di Wuhan, kota tempat covid-19 pertama kali terdeteksi pada tahun lalu.
Namun, para pakar kini merasa pasar itu bukan awal wabah covid-19 namun tempat tempat penyakit itu berlipat ganda.
Covid-19 diduga ditularkan oleh kelelawar. Namun, binatang perantara antara kelelawar dan manusia masih belum diketahui. (AFP/OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan ancaman hujan asam dan hujan hitam di Iran akibat serangan pada fasilitas minyak. Warga diminta waspada.
Denmark resmi jadi negara Uni Eropa pertama yang mencapai status eliminasi transmisi HIV dan sifilis dari ibu ke anak.
Studi terbaru The Lancet Oncology mengungkap ketimpangan tragis, angka kematian kanker payudara turun di negara maju, namun melonjak hampir 100% di negara miskin.
WHO menyebut vaksin influenza generasi baru berpotensi mencegah hingga 18 miliar kasus flu dan menyelamatkan 6,2 juta nyawa hingga 2050 dengan perlindungan yang lebih luas dan tahan lama.
Virus Nipah adalah virus zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia. Selain melalui kontak langsung dengan hewan, virus ini juga dapat menyebar melalui makanan yang terkontaminasi.
Prof. Tjandra Yoga Aditama ingatkan kewaspadaan terhadap Flu Burung, MERS-CoV, Super Flu, & Virus Nipah. Simak risiko dan data terbaru WHO 2026 di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved