Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS) akan memangkas pasukan mereka di Afghanistan menjadi hanya 2.500 personel pada Januari 2021, jumlah terendah dalam tempo dua dekade. Hal itu diungkapkan Pentagon, Selasa (17/11).
Hal itu sesuai dengan janji Presiden Donald Trump untuk mengakhiri konflik di luar negeri.
Penjabat Menteri Pertahanan AS Chris Miller mengatakan sekitar 2 ribu personel militer akan ditarik dari Afghanistan hingga 15 Januari dan 500 lainnya akan ditarik dari Irak.
Baca juga: Dokter dan Perawat Desak Trump Berbagi Data Covid-19 dengan Biden
Itu berarti personel militer AS di masing-masing negara berjumlah 2.500 personel.
"Langkah itu merefleksikan kebijakan Trump untuk mengakhiri perang di Afghanistan dan Irak dengan sukses dan bertanggung jawab serta memulangkan prajurit pemberani AS," ujar Miller. (AFP/OL-1)
Chuck Schumer mengungkapkan bahwa sejak 28 Februari sedikitnya 140 personel militer AS mengalami luka-luka, termasuk delapan orang dengan luka serius.
Amerika Serikat melepas 172 juta barel minyak dari Cadangan Minyak Strategis (SPR), bagian dari aksi kolektif International Energy Agency (IEA).
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Iran tetap dipersilakan berpartisipasi pada Piala Dunia 2026 di Amerika Utara, meski konflik Timur Tengah memanas.
IRGC luncurkan gelombang ke-38 Operasi True Promise 4. Pangkalan Al-Udairi di Kuwait dan markas Fifth Fleet AS di Mina Salman Port hancur diserang rudal dan drone.
Utusan Iran Amir Saeid Iravani sebut rancangan resolusi DK PBB bias dan rusak reputasi PBB karena bela agresi AS-Israel. Cek data korban sipil Iran di sini.
Update konflik Iran 2026: Serangan gabungan AS-Israel di Distrik Vahdat Fardis tewaskan 3 orang. Simak kronologi, motif regime change, dan reaksi Rusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved