Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
LEBIH dari 50 negara telah meminta untuk membeli atau melokalkan produksi vaksin virus korona Sputnik V Rusia saat perlombaan untuk mendapatkan vaksin yang aman dan efektif yang dapat mengakhiri pandemi yang mematikan di seluruh dunia.
Dalam beberapa pekan terakhir, Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) yang memasarkan Sputnik V telah mengumumkan rencana untuk menjual 100 juta dosis ke India, 50 juta ke Brasil, 35 juta ke Uzbekistan dan 32 juta ke Meksiko, serta masing-masing 25 juta ke Nepal dan Mesir.
Baca juga: Vaksin Polio Bio Farma Terdaftar di bawah Penggunaan Darurat WHO
Berikut ini gambaran beberapa negara lain yang baru-baru ini membuat kesepakatan untuk melakukan uji coba atau memproduksi Sputnik V atau diminta untuk membantu dalam produksinya.
Hungaria ditetapkan menjadi negara anggota UE pertama yang melakukan uji coba Sputnik V, kata pihak berwenang, dengan sampel pertama dari suntikan diharapkan tiba dari Rusia pada akhir pekan depan.
Perusahaan bioteknologi GL Rapha Korea Selatan telah menandatangani untuk memproduksi lebih dari 150 juta dosis Sputnik V per tahun, kata RDIF. Produksi diharapkan akan dimulai bulan depan dan dosis buatan Korea Selatan akan ditujukan untuk distribusi global.
Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez menawarkan untuk melokalkan produksi Sputnik V setelah uji coba Tahap 3 dari 1.500 vaksin dan 500 plasebo di negara Amerika Latin tersebut selesai.
Kementerian Kesehatan Turki telah menyuarakan minat untuk melokalkan produksi Sputnik V setelah uji coba, menurut Kementerian Kesehatan Rusia.
Presiden Vladimir Putin meminta mitranya dari Prancis Emmanuel Macron untuk membantu memproduksi vaksin virus korona dalam panggilan telepon pada 7 November, lapor media Prancis. Macron dilaporkan 'mengelak' saat menanggapi permintaan Putin, dengan mengatakan itu harus didiskusikan terlebih dahulu dengan komunitas ilmiah. (The Moscow Times/OL-6)
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved