Minggu 01 November 2020, 03:24 WIB

Rasanya 10 Menit seperti tidak akan Berakhir

AFP/Nur/Wan/X-8 | Internasional
Rasanya 10 Menit seperti tidak akan Berakhir

AFP PHOTO/Ozan Kose/Berkcan Zengin/Mert Cakir/Bulent Kilic
Sedikitnya 19 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya luka-luka setelah gempa bumi dahsyat mengguncang Turki, Jumat, 30 Oktober 2020

 

TIM penyelamat terus berusaha mencari korban selamat setelah gempa dahsyat melanda Yunani dan Turki, yang menewaskan sedikitnya 26 orang. Gempa juga menyebabkan tsunami kecil di Pulau Samos dan gelombang laut mengubah jalan-jalan di sebuah kota di pantai barat Turki berubah menjadi sungai.

Survei Geologi AS menyebutkan gempa berkekuatan magnitudo 7,0 terjadi di 14 kilometer dari Kota Karlovasi, Samos, Yunani. Sebagian besar kerusakan menimpa Kota resor Izmir, Turki, yang berpenduduk 3 juta orang dan dipenuhi dengan blok-blok apartemen bertingkat.

Rekaman udara menunjukkan seluruh blok kota berubah menja di puing-puing. “Saya pikir, apakah ini akan berakhir? Rasanya seperti 10 menit, seperti tidak akan pernah berakhir,” kata Gokhan Kan, seorang kurir berusia 32 tahun yang memberikan testimoni saat gempa terjadi.

Wali Kota Izmir Tunc Soyer mengatakan 20 bangunan telah runtuh. Petugas pun memfokuskan upaya penyelamatan korban. Badan bantuan bencana Turki melaporkan 24 orang meninggal dan 800 luka-luka. Di Yunani, dua remaja tewas dalam perjalanan pulang dari sekolah di Samos ketika sebuah tembok runtuh.

Tim penyelamat dibantu warga dan anjing pelacak mencoba menerobos reruntuhan bangunan tujuh lantai yang hancur. Di tempat lain, Menteri Pertanian Bekir Pakdemirli berhasil melakukan kontak telepon seluler dengan seorang gadis yang terkubur di bawah puing-puing.

“Kami meminta Anda untuk tetap tenang,” kata Pakdemirli dalam tayangan televisi. “Kami akan mencoba mengangkat balok beton dan menjangkau Anda,” ucapnya.

Yunani dan Turki terletak di salah satu zona gempa paling aktif di dunia. Pada 1999, gempa berkekuatan 7,4 pada skala Richter melanda barat laut Turki yang menewaskan lebih dari 17.000 orang.

Sementara itu, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono memaparkan sumber gempa yang mengguncang Yunani dan Turki berupa patahan/sesar dengan mekanisme pergerakan turun (normal fault) yang dipicu adanya aktivitas sesar sisam. Dia mengimbau masyarakat waspada karena Indonesia juga memiliki seismik aktif. (AFP/Nur/Wan/X-8)

Baca Juga

AFP

Biden Akan Segera Umumkan Tim Ekonominya

👤Nur Aivanni 🕔Senin 30 November 2020, 14:47 WIB
Presiden AS terpilih Joe Biden diperkirakan akan menunjuk Neera Tanden, yang merupakan penasihat mantan Presiden Barack Obama, sebagai...
AFP/Adam TAYLOR / PRIME MINISTER OFFICE AUSTRALIA

Australia Tuntut Tiongkok Minta Maaf Atas Unggahan Foto Palsu

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 30 November 2020, 12:34 WIB
Morrison mengatakan Australia meminta penghapusan gambar yang disebutnya 'Amat sangat memuakkan'...
AFP/ANWAR AMRO

Libanon akan Longgarkan Pembatasan Mulai Hari Ini

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 30 November 2020, 10:48 WIB
Hassan memperingatkan mengenai bahaya meningkatnya kasus covid-19 dan berharap warga tetap mematuhi protokol...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya