Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
LIBANON dan Israel mengatakan bah wa mereka akan mengadakan negosiasi yang ditengahi AS terkait sengketa tanah dan perbatasan laut.
Hal itu pembicaraan pertama dalam beberapa dekade antara dua negara yang secara teknis masih berperang. Ketua Parlemen Libanon, Nabih Berri, mengatakan bahwa AS akan bertindak sebagai fasilitator selama pembicaraan yang akan diadakan di kota perbatasan Libanon selatan Na qoura.
Dia menjelaskan kesepakatan kerangka kerja telah dicapai untuk memulai negosiasi dan membacakan salinannya pada 22 September. “Amerika Serikat diminta oleh kedua belah pihak, Israel dan Libanon, untuk bertindak sebagai mediator dan fasilitator untuk menyusun perbatasan laut dan siap untuk melakukan ini,” katanya, Kamis (1/9).
Mengenai masalah perbatasan laut, pembicaraan terus-menerus akan di adakan di Markas Besar PBB di Naqoura di bawah sponsor PBB. “Perwakilan AS dan koordinator khusus AS untuk Libanon siap memberikan risalah pertemuan bersama yang akan mereka tanda tangani dan tunjukkan kepada Israel dan Libanon untuk ditandatangani pada akhir setiap pertemuan,” tambahnya.
Di Israel, Menteri Energi Youval Steinitz mengatakan, dalam sebuah pernyataan bahwa negosiasi langsung akan diadakan setelah pesta Yahudi Sukkot yang berakhir 10 Oktober. Pembicaraan yang akan dilaksanakan itu pun mendapat respons positif dari dunia internasional. Pasukan penjaga perdamaian PBB yang berpatroli di perbatasan bersama menyambut baik berita tersebut.
“(UNIFIL) menyambut baik pengumuman hari ini tentang kesepakatan kerangka kerja untuk memulai ne gosiasi antara Libanon dan Israel tentang demarkasi perbatasan laut antara kedua negara,” katanya.
Di sisi lain, sebanyak tujuh negara Arab atau muslim kemungkinan akan mengikuti jejak yang diambil oleh Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain dengan menandatangani perjanjian untuk menormalisasi hubungan dengan Israel.
Hal itu diungkapkan penasihat khusus Presiden AS Donald Trump tentang negosiasi Timur Tengah, Avi Berkowitz. (Van/Hym/AFP/Arab News/I-1)
Israel mengatakan pihaknya tidak menargetkan tentara Libanon karena pertempuran mereka bukan dengan mereka, melainkan dengan Hizbullah.
Israel pertimbangkan mobilisasi 450 ribu pasukan cadangan untuk menghadapi eskalasi konflik dengan Libanon, termasuk opsi operasi darat.
SERANGAN roket menghantam Israel pada Senin (16/3). Delapan orang dilaporkan terluka. Serangan tersebut disebut diluncurkan oleh Hizbullah dari Libanon serta oleh Iran.
Israel meluncurkan gelombang serangan udara baru ke Beirut dan wilayah selatan Lebanon. Lebih dari satu juta orang dilaporkan mengungsi dalam dua minggu terakhir.
Pasukan Zionis kemudian melakukan serangan ke sejumlah titik di Libanon, antara lain Beirut selatan serta wilayah Libanon selatan dan timur.
Konflik memuncak! Iran dan Hizbullah luncurkan gelombang rudal ke Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved