Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
NASA, Senin (21/9), mengungkapkan rencana terbaru untuk mengirimkan astronaut ke Bulan pada 2024.
Untuk mewujudkan rencana itu, dibutuhkan dana sebesar US$28 miliar dengan US$16 miliar digunakan untuk membuat modul pendaratan.
Dalam wawancara via telepon mengenai proyek Artemis untuk mengirimkan manusia ke Bulan, Administrator NASA Jim Bidenstine mengatakan ancaman politik merupakan yang terbesar yang harus dihadapi NASA, terutama menjelang pemilihan presiden AS.
Baca juga: Ekonomi AS Hanya akan Pulih Jika Warga Merasa Aman
Barack Obama membatalkan rencana mengirimkan manusia ke Mars setelah pendahulunya menghabiskan miliaran dolar untuk proyek itu.
"Jika Kongres menyetujui dana awal sebesar US$3,2 miliar sebelum Natal, kami masih dalam jalur untuk pendaratan di Bulan pada 2024," ujar Bridenstine. (AFP/OL-1)
China berhasil meluncurkan Chang’e 6 pada 3 Mei 2024 dengan tujuan mengambil sampel batuan di sisi terjauh bulan atau sisi bulan yang tidak terlihat dari bumi
Tiga perusahaan sedang berupaya menyediakan penjelajah Bulan berikutnya milik NASA untuk misi berawak yang direncanakan pada akhir dekade ini.
Jepang berhasil mendaratkan pesawat ruang angkasa SLIM yang dijuluki "Moon Sniper" di permukaan Bulan pada Januari lalu.
Jika berhasil, ini merupakan pendaratan pertama Amerika di permukaan bulan sejak akhir era Apollo lima dekade lalu, dan yang pertama oleh industri swasta.
BADAN Antariksa Jepang atau Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) berhasil melakukan pendaratan pesawat luar angkasa "Moon Sniper" di bulan pada Sabtu, (20/1).
Dengan misi Smart Lander for Investigating Moon (SLIM), Jepang ingin menjadi negara kelima yang melakukan pendaratan lunak (soft landing) yang sangat rumit di permukaan berbatu Bulan.
Melalui Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST), para ilmuwan menemukan bahwa planet raksasa gas ternyata memiliki kapasitas pertumbuhan yang jauh melampaui teori-teori sebelumnya.
Analisis terbaru data Voyager 2 mengungkap mengapa sabuk radiasi Uranus sangat kuat. Ternyata, ada peristiwa cuaca antariksa langka saat misi berlangsung.
Ilmuwan temukan cara melacak jalur jatuh sampah antariksa menggunakan sensor seismik monitor gempa. Metode ini diklaim lebih akurat dibanding radar tradisional.
Peneliti berhasil mengidentifikasi struktur mirip terowongan vulkanik di bawah permukaan Venus melalui data radar NASA. Apakah planet ini masih aktif secara geologi?
Elon Musk mengumumkan SpaceX beralih fokus ke Bulan sebelum Mars. Targetkan kota mandiri dalam 10 tahun demi selamatkan peradaban manusia.
SEBUAH kerja sama ilmiah antara Korea Selatan dan Amerika Serikat berhasil mencatat terobosan penting di bidang astronomi melalui teleskop luar angkasa SPHEREx.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved