Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRAKTIK korupsi dalam pengadaan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga kesehatan saat pandemi covid-19 adalah pembunuhan. Hal itu ditegaskan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus, Jumat (21/8).
Dengan keras, Tedros menyebut korupsi yang menyebabkan tenaga kesehatan tidak menggunakan APD yang memadai saat menangani pasien covid-19 tidak hanya mengancam nyawanya namun juga nyawa pasien.
Hal itu dikatakan Tedros menanggapi dugaan korupsi di Afrika Selatan (Afsel) saat pandemi covid-19.
Baca juga: Korban karena Covid-19 di Victoria Bertambah 13
"Korupsi apa pun tidak bisa diterima," tegas Tedros. "Namun, korupsi terkait APD, bagi saya, adalah pembunuhan. Itu karena pekerja kesehatan yang bekerja tanpa APD membahayakan jiwanya. Dia juga membahayakan jiwa pasien yang ditanganinya."
"Jadi itu adalah korupsi dan pembunuhan. Praktik semacam itu harus dihentikan," imbuhnya.
Dugaan korupsi di Afsel mengemuka seiring laporan adanya pejabat pemerintah lokal yang menimbun dan menjual donasi makanan yang diperuntukan bagi keluarga yang terdampak covid-19.
Kemarahan semakin memuncak setelah sejumlah rumah sakit menemukan bahwa masker, gaun, dan APD lainnya yang dibeli untuk mereka tidak pernah mereka terima.
Unit Penyelidikan Khusus Afsel kini tengah menyelidiki lebih dari 160 perusahaan yang bertugas menyediakan alat pelindung diri. (AFP/OL-1)
WHO menyebut vaksin influenza generasi baru berpotensi mencegah hingga 18 miliar kasus flu dan menyelamatkan 6,2 juta nyawa hingga 2050 dengan perlindungan yang lebih luas dan tahan lama.
Virus Nipah adalah virus zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia. Selain melalui kontak langsung dengan hewan, virus ini juga dapat menyebar melalui makanan yang terkontaminasi.
Prof. Tjandra Yoga Aditama ingatkan kewaspadaan terhadap Flu Burung, MERS-CoV, Super Flu, & Virus Nipah. Simak risiko dan data terbaru WHO 2026 di sini.
Mengonsumsi ikan akan memberi energi, protein dan berbagai jenis nutrien yang penting bagi kesehatan.
Tiga tinjauan Cochrane yang ditugaskan WHO mengungkap potensi besar obat GLP-1 untuk penurunan berat badan, namun pakar peringatkan risiko jangka panjang.
WHO terus memantau sejumlah penyakit infeksi paru berat seperti flu burung, MERS, influenza berat, dan virus Nipah yang berisiko tinggi bagi kesehatan global.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved