Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Berusaha Tahan Gelombang Covid-19, Queensland Tutup Perbatasan

Haufan Hasyim Salengke
05/8/2020 12:13
Berusaha Tahan Gelombang Covid-19, Queensland Tutup Perbatasan
Polisi memeriksa mobil yang akan masuk Negara Bagian Queensland dari New South Wales.(AFP/PATRICK HAMILTON)

NEGARA Bagian Queensland di Australia mengatakan akan menutup perbatasannya dengan negara bagian New South Wales (NSW) untuk menahan gelombang kedua covid-19.

Lonjakan kasus virus korona baru di Melbourne, kota terbesar kedua di negara itu, telah memaksa Negara Bagian Victoria memberlakukan jam malam, memperketat pembatasan pergerakan orang, dan memerintahkan sebagian besar bisnis untuk menghentikan perdagangan mulai Rabu (5/8) malam.

Negara-negara bagian lain memberlakukan pembatasan baru mereka sendiri untuk mencegah segala bentuk arus pergerakan dari Victoria.

Menteri Utama Queensland Annastacia Palaszczuk yang telah menutup perbatasan negara bagian timur lautnya untuk warga Victoria, mengatakan para pelancong dari NSW dan Ibu Kota Canberra juga akan dilarang masuk mulai Sabtu (8/8).

Baca juga: Angka Kematian akibat Covid-19 di AS Bertambah 1.300 dalam 24 Jam

"Kami telah melihat Victoria tidak menjadi lebih baik dan kami tidak akan menunggu New South Wales memburuk. Kami perlu bertindak," kata Palaszczuk pada konferensi pers di Brisbane.

Negara bagian terpadat kedua di Australia itu melaporkan hari paling mematikan dalam wabah covid-19 dengan 15 kematian dalam 24 jam terakhir dan rekor kenaikan infeksi harian.

Victoria melaporkan 725 kasus baru dibandingkan dengan 439 sehari sebelumnya.

Mereka mencatat angka tertinggi satu hari sebelumnya sebanyak 723 kasus dan 13 kematian minggu lalu. (Al Jazeera/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya