Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH dikritik komunitas global atas kemunculan covid-19 yang berujung pandemi, Tiongkok berupaya mengambil langkah diplomasi vaksin.
Negeri Tirai Bambu memposisikan dirinya sebagai pemimpin global untuk melawan virus mematikan. Mereka bahkan siap memberikan pinjaman dan akses prioritas untuk vaksin covid-19.
Para diplomat Tiongkok menyatakan jika uji coba vaksin berhasil, itu akan menjadi komoditas global. Janji serupa diucapkan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, dalam pertemuan dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Baca juga: Tiongkok Klaim Hasil Uji Klinis Vaksin Covid-19 Cukup Manjur
Berbeda dengan sejumlah negara maju, seperti Amerika Serikat (AS), Inggris dan Jepang, yang berusaha mengamankan uji coba vaksin untuk kebutuhan domestik. Tiongkok justru memprioritaskan negara ekonomi menengah dan miskin.
"Tiongkok tidak akan bertindak seperti beberapa negara yang ingin monopoli vaksin," tegas juru bicara Kementerian Luar Negeri, Hua Chunying.
Negara itu diketahui telah memberikan tawaran vaksin kepada sejumlah negara berkembang. Misalnya, Nepal, Afghanistan, Pakistan dan Filipina. Bulan lalu. Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, menawarkan pinjaman sebesar US$ 1 miliar terhadap negara di Amerika Latin.
Baca juga: Kasus Covid-19 Indonesia tidak Sama dengan Tiongkok
Adapun Presiden Xi Jinping menyebut negara di kawasan Afrika akan mendapat akses prioritas vaksin. Tepatnya setelah uji coba vaksin covid-19 di Tiongkok berhasil.
Sejauh ini, Beijing belum merinci upaya pemenuhan vaksin di dunia. Mengingat, Tiongkok juga harus memberikan vaksin covid-19 terhadap penduduknya yang mencapai 1,4 miliar orang.
Kalangan pakar menilai itikad Tiongkok untuk menyediakan vaksin covid-19 secara global membutuhkan waktu cukup lama. Beijing perlu meningkatkan kapasitas produksi industri farmasi.
Baca juga: Otoritas Sebut Vaksin Covid-19 Tersedia di Singapura Akhir 2021
"Secara historis, Tiongkok belum menjadi pemain besar di bidang vaksin global. Sebab, Tiongkok adalah negara yang sangat besar dan memiliki banyak penduduk," tutur John Donnelly, kepala bidang Vaccinology Consulting.
Untuk memenuhi ambisinya, Tiongkok perlu menjalin kerja sama dengan produsen di luar negeri untuk mengembangkan vaksin. Beberapa perusahaan Tiongkok diketahui telah bekerja sama dengan perushaan vaksin negara lain. Seperti, Sinopharm yang menggandeng perusahaan Uni Emirat Arab.(SCMP/OL-11)

Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Prinsip dasar PHBS sebenarnya bersifat universal dan sederhana, yakni memastikan kebersihan tubuh dari unsur luar.
Cacar api bisa muncul saat imun menurun, terutama usia 50+. Ketahui waktu tepat vaksin herpes zoster (Shingrix), dosis, manfaat, dan siapa yang perlu konsultasi.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Vaksin yang sedang diuji adalah V181-005, sebuah formulasi baru yang berpotensi memberikan perlindungan yang lebih cepat dan efisien.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved