Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ANAK-ANAK yang berusia di bawah lima tahun memiliki 10 hingga 100 kali lipat materi genetik korona virus dalam hidung mereka ketimbang anak yang lebih tua dan orang dewasa. Hal itu terungkap dalam penelitian yang diterbitkan JAMA Pediatrics, Kamis (30/7).
Penulis penelitian itu mengatakan hal itu berarti balita merupakan sosok penting dalam transmisi covid-19 di masyarakat, hal yang berbeda dari anggapan selama ini.
Penelitian itu muncul saat pemerintah Amerika Serikat berdasarkan perintah Presiden Donald Trump akan membuka sekolah dan tempat penitipan anak untuk membangkitkan perekonomian.
Baca juga: Florida Kembali Pecahkan Rekor Jumlah Tewas akibat Covid-19
Antara 23 Maret dan 27 April, peneliti melakukan swab test terhadap 145 pasien yang dirawat di Chicago karena mengalami gejala covid-19.
Para pasien itu dibagi menjadi tiga kelompok yaitu 46 anak yang berusia di bawah lima tahun, 51 anak yang berusia antara lima dan 17 tahun, serta 48 orang dewasa yang berusia antara 18 dan 65 tahun.
Tim peneliti yang dipimpin Taylor Heald-Sargent dari Rumah Sakit Anak Ann & Robert H Lurie menemukan adanya 10 hingga 100 kali lipat SARS-CoV-2 dalam saluran pernafasan kelompok anak yang berusia di bawah lima tahun.
Mereka menggarisbawahi bahwa berdasarkan penelitian laboratorium terbaru, semakin banyak materi genetik berarti semakin menular virus tersebut.
"Karenanya, balita merupakan kelompok yang paling menularkan SARS-CoV-2 di populasi umum," tulis peneliti.
"Perilaku anak dan lokasi yang tertutup di sekolah atau tempat penitipan anak meningkatkan kekhawatiran angka covid-19 di populasi akan berlipat ganda saat pembatasan diperlonggar," imbuh mereka.
Penemuan terbaru ini bertentangan dengan pandangan sementara di antara orotitas kesehatan yang menyebut anak-anak--yang telah dipastikan lebih tidak mungkin menderita penyakit serius akibat virus korona--tidak menyebarkan virus itu lebih banyak ketimbang kelompok lainnya.
Namun, penelitian mengenai hal itu memang masih sangat minim. (AFP/OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved