Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Maskapai penerbangan Emirates yang berbasis di Dubai akan menanggung biaya medis penumpang yang terkait dengan virus korona agar penumpang semakin percaya diri untuk bepergian, kata Kantor Media Dubai seperti dikutip dari AFP, Jumat (24/7).
"Emirates akan menanggung biaya penumpang yang terkait covid-19 dan biaya karantina ketika mereka bepergian dengan Emirates dari dan menuju UEA dan seluruh dunia, gratis," kata kantor media Emirates dalam pernyataan.
Maskapai Timur Tengah ini tak beroperasi pada akhir Maret sebagai bagian dari upaya global membendung penyebaran virus korona.
Dua pekan kemudian, Emirates kembali beroperasi secara terbatas dan berencana terbang ke 58 kota pada pertengahan Agustus, turun dari 150 kota sebelum krisis covid-19.
Hal ini diumumkan tak lama setelah Uni Emirat Arab, aliansi tujuh emirat termasuk Abu Dhabi dan Dubai, mewajibkan semua penumpang yang masuk dan transit untuk diperiksa mulai 1 Agustus.
"Emirates akan menjadi maskapai pertama yang menanggung biaya medis covid-19 bagi pelanggan ketika mereka bepergian ke dari UEA dan seluruh dunia," cuit Sheikh Ahmed bin Saeed Al Maktoum, kepala eksekutif grup Emirates, di Twitter.
Langkah ini disebut bisa meningkatkan kepercayaan konsumen untuk bepergian, juga meneguhkan lagi posisi Emirates dan Dubai sebagai pemimpin di industri penerbangan.
Penumpang bisa mengklaim biaya medis hingga 150.000 euro dan biaya karantina 14 hari maksimal 100 euro per hari bila mereka didiagnosis terinfeksi.
"Kami tahu orang-orang sudah ingin terbang seiring perbatasan negara berangsur-angsur dibuka, namun mereka mencari fleksibilitas dan kepastian bila sesuatu terjadi di tengah perjalanan," kata Sheikh Ahmed.
Kebijakan itu akan berlaku hingga 30 Oktober 2020.
Sebelumnya, presiden Emirates Tim Clark mengatakan mungkin akan butuh waktu hingga empat tahun agar operasional kembali seperti semula dan maskapai itu bisa memberhentikan hingga 15 persen pegawai.
Sebelum pandemi, Emirates mempekerjakan sekitar 60.000 karyawan, termasuk 4.300 pilot dan hampir 22.000 kru kabin. (OL-12)
Setelah diproduksi, minyak mentah bagian milik negara harus diserahkan kepada Pertamina.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Berikut adalah analisis mendalam mengenai perbedaan Virus Nipah dan COVID-19 berdasarkan data medis dan epidemiologi terkini.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved